Pemilu 2019

Politisi PDIP Heran, Anggota DPR Protes Kotak Kardus KPU di ILC tvOne padahal Sudah Disepakati

Politisi PDI Perjuangan (PDIP) Arteria Dahlan menyoroti soal viralnya kotak suara kardus.

Editor: Syaiful Syafar
Capture YouTube Indonesia Lawyers Club
Politisi PDI Perjuangan (PDIP) Arteria Dahlan menyoroti soal viralnya kotak suara kardus saat menjadi narasumber dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC) tvOne, Selasa (18/12/2018) malam. 

Politisi PDIP Heran, Anggota DPR Protes Kotak Kardus KPU di ILC tvOne padahal Sudah Disepakati

TRIBUNKALTIM.CO - Politisi PDI Perjuangan (PDIP) Arteria Dahlan menyoroti soal viralnya kotak suara kardus.

Dilansir TribunWow.com, hal tersebut ia sampaikan saat menjadi narasumber dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC) tvOne, Selasa (18/12/2018).

Arteria Dahlan meminta agar semua pihak tidak terlalu protes berlebihan mempermasalahkan kotak kardus ini.

Menurut Arteria Dahlan, pemakaian kardus karton sebagai pembungkus kotak suara Pemilu 2019 telah disepakati secara aklamasi oleh anggota DPR.

Oleh karena itu ia merasa heran jika ada anggota DPR yang sekarang memprotes penggunaaan kotak kardus.

"Malu kita, ada beberapa anggota DPR yang mempermasalahkan ini (kotak kardus) mohon maaf, pastinya enggak kerja,".

"Pastinya tidak tahu kegiatan, perkembangan, produk legislasi yang dibahas di komisinya, kan lucu ini," ujar Arteria Dahlan.

• Kecewa Larangan Poligami dan Perda Syariah, Sejumlah Kader PSI Pilih Mundur

"Kemudian ini yang protes mewakili siapa? Kalau ada teman-teman yang mewakili Demokrat, Anda ini mewakili siapa (di ILC)?"

"Pimpinan Demokrat saat itu setuju untuk itu," imbuhnya.

Lebih lanjut, Arteria Dahlan, mengatakan jika kotak kardus juga sudah dipakai pada pemilu sebelumnya.

"Bahkan pada pasal 7 ayat 2 PKPU, kotak suara merupakan barang habis pakai, ini yang maknanya dalam ini, Jadi temen-temen enggak usah mempermasalahkan lagi."

"Saya heran, yang mana namanya Riza Patria wakil Gerindra pimpinan Komisi II, yang mana namanya Mardani Ali Sera PKS pimpinan Komisi II, Fandi Utomo pimpinan Komisi II Demokrat kala itu,".

"Kok tiba-tiba dateng ngutus orang ke sini (ILC) untuk protes, dia sudah setuju secara konstitusional dan institusional, Gerindra, Demokrat, PKS setuju untuk itu," sambung Arteria Dahlan.

Arteria Dahlan di ILC, Selasa (18/12/2018)
Arteria Dahlan di ILC, Selasa (18/12/2018) (Capture YouTube/Indonesia Lawyers Club tvOne)
Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved