Muaythai

Pengprov MI Minta Pengcab Bertanggung Jawab, Atlet Mutasi Harus Bela Kaltim di PON

Pengprov MI tersebut yakni pengcab harus pertanggungjawabkan atlet-atlet tersebut untuk tetap bertahan hingga di ajang kualifikasi Pekan Olahraga

Pengprov MI Minta Pengcab Bertanggung Jawab, Atlet Mutasi Harus Bela Kaltim di PON
Tribun Kaltim/Imaduddin Abdur Rachim
Duel pembukaan Kejuaraan Muaythai Wakil Walikota Balikpapan Cup 2018 pada Jumat (24/8/2018) sore, kelas veteran dan kelas Putri Pro Amatir. 

Pengprov MI Minta Pengcab Bertanggung Jawab, Atlet Mutasi Harus Bela Kaltim di PON

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Pengprov Muaythai Indonesia (MI) Kaltim memberikan peringatan, kepada pengcab yang telah mengambil atlet luar daerah, saat gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kaltim lalu.

Peringatan yang di berikan Pengprov MI tersebut yakni pengcab harus pertanggungjawabkan atlet-atlet tersebut untuk tetap bertahan hingga di ajang kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2019.

Hal ini dijelaskan oleh Ketua Harian MI Kaltim, Budi Iriawan Rabu (19/12) sore, saat dijumpai tribunkaltim.co di Sekretariat KONI Kaltim.

Lebih lanjut, menurutnya kemenangan tuan rumah Kutai Timur menjadi juara umum dengan perolehan 11 medali emas diakuinya di luar perhitungan, pasalnya mereka tak ikut dalam Pra-porprov karena mendapatkan wild card.

"Di Pra-porprov itu Kutai Timur yang menjadi juara umum, jadi memang ini diluar perhitungan kami. Sehingga ada catatan dan warning yang kami berikan , atlet mutasi ini harus membela Kaltim di Pra-PON nanti," katanya.

Mengenai keabsahan atlet-atlet tersebut yang banyak dipertanyakan oleh daerah-daerah, Pengprov melihat dari segi administrasi soal keabsahan, dan diakuinya atlet tersebut lolos.

"Kalau sudah bertanding, ya tidak membahas soal keabsahan atlet lagi, karena sudah ada yang bertugas dari tim keabsahan dan kami tidak lagi membicarakan masalah itu," ucapnya.

Tambah Budi, jika atlet mutasi tersebut tidak membela Kaltim saat diperlukan, pihaknya akan memberikan sanksi kepada pengcab yang bersangkutan.

"Saat di Porprov mereka sudah meyakinkan kami bahwa mereka atlet lokal, dengan memberikan bukti administrasi keabsahan atlet bersangkutan, nah kalau tidak membela Kaltim berarti mereka melanggar dan kami berikan sanksi," tegasnya. (m03)

Penulis: Imaduddin Abdur Rachim
Editor: Martinus Wikan
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved