Gara-gara Percakapan Trump dan Erdogan di Telepon, Menhan AS Memilih Mengundurkan Diri

Menhan AS Mattis bereaksi dengan menunjukkan surat pengunduran dirinya yang membuat Trump terkejut.

Gara-gara Percakapan Trump dan Erdogan di Telepon, Menhan AS Memilih Mengundurkan Diri
(AFP/Mark Wilson)
Menteri Pertahanan Amerika Jim Mattis di Washington DC, AS, 6 Februari 2018. 

Gara-gara Percakapan Trump dan Erdogan di Telepon, Menhan AS Memilih Mengundurkan Diri

TRIBUNKALTIM.CO - Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) James Mattis dilaporkan mundur setelah percakapan telepon antara Presiden Donald Trump dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Dalam laporan yang dilansir The Guardian Jumat (21/12/2018), Mattis memutuskan mundur setelah Trump mengumumkan bakal menarik pasukan dari Suriah.

Keputusan itu dibuat Trump setelah dia berdiskusi dengan Erdogan dalam percakapan telepon yang dilaporkan terjadi pada 14 Desember.

Agen Federal Selidiki Tim Pelantikan Trump

Donald Trump Dianggap Ikut Sebarkan Informasi Hoaks Kerusuhan di Paris

Mattis yang terkejut dengan keputusan Trump berusaha menemuinya Kamis (20/12/2018) siang waktu setempat dengan membawa surat pengunduran diri.

Kolega Mattis yang tak menolak disebutkan namanya berkata, awalnya menhan berjuluk Mad Dog itu tidak berniat untuk mengumumkan pengunduran diri.

Pensiunan Jenderal Korps Marinir itu berusaha untuk terakhir kalinya meyakinkan sang presiden supaya membatalkan keputusannya.

Dia tidak menyebut Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang selama in menjadi sekutu AS.

Dia berargumen pentingnya penghormatan terhadap sekutu dalam keamanan nasional mereka.

Namun dalam pertemuan berdurasi 45 menit itu, Trump menolak penjelasan Mattis.

Halaman
123
Editor: Doan Pardede
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved