Ini Penyebab Pertumbuhan Ekonomi Kaltim Tak Setinggi Tahun Sebelumnya

Pertumbuhan ekonomi 2018 Kaltim, diperkirakan tak setinggi tahun sebelumnya.

Ini Penyebab Pertumbuhan Ekonomi Kaltim Tak Setinggi Tahun Sebelumnya
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi - Ini Penyebab Pertumbuhan Ekonomi Kaltim Tak Setinggi Tahun Sebelumnya 

Ini Penyebab Pertumbuhan Ekonomi Kaltim Tak Setinggi Tahun Sebelumnya

Laporan Tribun Kaltim, Rafan A Dwinanto

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pertumbuhan ekonomi 2018 Kaltim, diperkirakan tak setinggi tahun sebelumnya.

Diketahui, 2017 lalu, ekonomi provinsi ini tumbuh diangka 3,13 persen.

Sementara, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim, hingga triwulan III, 2018 ini hanya tumbuh sekitar 1,78 persen.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) memerkirakan, pertumbuhan ekonomi 2018 Kaltim tumbuh di kisaran 1,8-2,2 persen.

Aa Jimmy dan Istri Ditemukan Meninggal Dunia, Pasha Ungu, Arie Untung, dan Netizen Kirim Doa

Sedang Liburan Tiba-tiba Terjadi Tsunami, Jangan Panik, Ini yang Harus Anda Lakukan

 

Kepala Kantor Perwakilan BI Kaltim, Muhamad Nur menyebut, ada beberapa faktor yang menyebabkan pertumbuhan ekonomi Kaltim, tak setinggi tahun sebelumnya.

Nur mengungkapkan, deselerasi atau perlambatan pertumbuhan ekonomi Kaltim dipengaruhi oleh kinerja sektor utama, yakni pertambangan dan penggalian yang tumbuh dibawah perkiraan sebelumnya.

"Tingginya curah hujan yang terjadi di awal tahun menjadi faktor utama yang menghambat kinerja produksi pelaku usaha pertambangan Kaltim 2018. Lebih lanjut, kebijakan pengetatan impor batubara yang diberlakukan Tiongkok turut menghambat kinerja sektor pertambangan dan penggalian ini," kata Nur.

Bani Seventeen jadi Korban Tsunami Banten, Sang Ayah Kenang Anaknya yang Sempat Umrahkan Ibunda

UPDATE Jumlah Korban Tsunami Banten dan Lampung: 281 Meninggal, 1.016 Luka-Luka, dan 57 Hilang

 

Faktor lainnya adalah kinerja industri pengolahan Kaltim yang juga turut menurun.

Halaman
12
Penulis: Rafan Dwinanto
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved