Pemilu 2019

Bawaslu Kutim Turunkan Paksa Belasan APK di Sangatta Utara

Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwaslucam) yang didampingi Bawaslu Kabupaten Kutim membersihkan beberapa Alat Peraga Kampanye (APK).

Bawaslu Kutim Turunkan Paksa Belasan APK di Sangatta Utara
TRIBUN KALTIM/MARGARET SARITA
Penurunan APK dari salah satu peserta Pemilu 2019. 

Bawaslu Kutim Turunkan Paksa Belasan APK di Sangatta Utara

 Laporan wartawan Tribun Kaltim, Margaret Sarita

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA -  Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwaslucam) yang didampingi Bawaslu Kabupaten Kutim membersihkan beberapa Alat Peraga Kampanye (APK) yang terpasang di sejumlah titik di Jalan Yos Sudarso I-IV, Kecamatan Sangatta Utara, Jumat (28/12/2018).

Bersih-bersih APK, kata Komisioner Bawaslu Kutim, Budi Wibowo, beranjak dari aturan perundang-undangan yang mengacu pada undang undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu, PKPU nomor 28 tahun 2018 tentang kampanye, Perbawaslu nomor 33 tahun 2018 tentang pengawasan kampanye dan Perbawaslu nomor 8 tahun 2018 tentang penanganan pelanggaran.

“Penurunan APK, atas rekomendasi dari Panwaslucam Sangatta Utara yang menyatakan ada pelanggaran. Setelah ditelusuri, ternyata melanggar aturan di atas. Sehingga kami turunkan bersama-sama, sesuai titik yang telah diinventarisir,” kata Budi.

Sebelumnya, kata Budi, pihak Panwaslucam dan Bawaslu sudah memberi peringatan melalui surat yang ditujukan pada parpol.

Untuk diturunkan sendiri oleh masing-masing parpol pengusung calon tersebut.

Malam Tahun Baru di Kaltim, Gubernur Isran Noor Imbau tak Ada Kembang Api dan Tiupan Terompet

Namun, sampai batas waktu yang ditentukan, tidak juga dilakukan penurunan APK. Sehingga dilakukan pencopotan paksa oleh tim Panwascam dan Bawaslu.

APK  atau semua benda dalam bentuk lain yang diturunkan adalah yang tidak memenuhi unsur kampanye, yang dibuat dan dipasang oleh peserta pemilu, pemasangan alat peraga kampanye, harus berdasarkan pada lokasi, estetika, lingkungan, izin pemasangan, dan materi yang dilarang dalam peraturan perundang-undangan.

"Merunut pada surat edaran Bawaslu RI dengan nomor 1990/K.Bawaslu/PM.00.00/XI/ 2018, pelanggaran yang paling mendominasi, yakni pemasangan tidak sesuai ketentuan tempat," ujar Budi.

Di tempat yang sama, Koordinator Divisi Hukum dan Penanganan Pelanggaran Panwaslucam Sangatta Utara, Irmawati mengatakan  telah merekomendasikan pada Bawaslu untuk melaporkan pelanggaran yang telah diiventarisir sekitar seminggu lamanya.

Satu Kapal Tenggelam di Perairan Nunukan, Semua ABK Selamat

"Ada 13 titik yang kami temui pelanggaran, bahkan sudah diimbau sejak 23 Desember 2018 ke seluruh Parpol. Tapi hanya satu parpol yang melaksanakan arahan," kata Irma.

Ia menyebutkan, hasil pelanggaran yang didapati di lapangan mencapai 27 alat peraga tidak sesuai aturan. Bahkan banyak ditemui terpasang di badan jalan utama, tiang listrik, plang jalan, dan pohon yang memang menyalahi aturan. Adapun jenis APK tersebut seperti poster, baliho, banner, dan spanduk.

Taman Sungai Kayan akan Ramai saat Malam Pergantian Tahun, Ini yang Disiapkan Polres Bulungan

"Hari ini kami hanya menurunkan yang sesuai rencana rekomendasi saja. Tidak ada lagi tambahan. Semoga ini bisa jadi pelajaran untuk yang lain," ungkap Irma. (*)

Penulis: Margaret Sarita
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved