Mahasiswi Samarinda Dipukul

VIDEO - Dibekuk di Sanga-sanga, Polisi Amankan Pelaku Pemukulan Mahasiswi Salat

"Saat masuk ke rumah, kita langsung tangkap pelaku dan bawa ke Polres," ucap Kasat Reskrim Polresta Samarinda, Kompol Sudarsono, Rabu (2/1/2019

Polisi Bekuk Pelaku Pemukulan Terhadap Mahasiswi

Laporan wartawan tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pelaku pemukulan terhadap seorang mahasiswi di masjid Al Istiqomah, jalan P Antasari, Sungai Kunjang akhirnya ditangkap kepolisian.

Pelaku atas nama Muhammad Juhairi (45) ditangkap di rumah adiknya, di jalan Teratai, RT 21, Sanga sanga Dalam, Kutai Kartanegara, sekitar pukul 14.00 Wita, Rabu (2/1/2019) siang tadi oleh aparat gabungan, yang terdiri dari personel Polda Kaltim, Polresta Samarinda dan Polsek jajaran.

Tanpa perlawanan pelaku berhasil diringkus sesaat setelah dirinya masuk ke dalam rumah. Anggota kepolisian yang telah menunggu kedatangannya pun dapat dengan mudah meringkus pria yang menjadi buah bibir di Samarinda, terutama dikalangan netizen.

Baca: 2019, Setiap Jumat Pemkot Balikpapan Wajibkan Pejabat Taruh Kendaraan di Gedung Parkir Klandasan

Baca: Ratusan Pegawai Kepergok Bolos di Hari Pertama Kerja,  TK2D Siap-siap Tidak Diperpanjang Kontrak

"Saat masuk ke rumah, kita langsung tangkap pelaku dan bawa ke Polres," ucap Kasat Reskrim Polresta Samarinda, Kompol Sudarsono, Rabu (2/1/2019).

Usai melakukan pemukulan kepada Merissa Ayu Ningrum (20), mahasiswi jurusan Psikologi, Universitas 17 Agustus 1945, pada Jumat (28/12/2018) lalu, sekitar pukul 14.20 Wita, pelaku langsung kabur dengan tujuan Sanga sanga, tempat tinggalnya.

Tau bakal dicari-cari, pelaku pun bergerak cepat dengan berpindah ke daerah lainnya. Sebelum kabur, pelaku sempat meminjam terlebih dahulu kendaraan roda dua milik temannya, lalu pelaku melanjutkan perjalanan ke Balikpapan dengan tidur dari masjid ke masjid.

Pada malam pergantian tahun baru 2019, pelaku melanjutkan perjalanan menuju Sengatta, Kutai Timur dengan tujuan mendatangi temannya yang bekerja sebagai wakar, dan pada Rabu (2/1/2019) hari ini, pelaku memutuskan untuk kembali ke Sanga saga karena sudah kehabisan tempat yang dituju untuk melarikan diri.

"Sempat berpindah-pindah tempat, malam pergantian tahun baru di Balikpapan, lalu dia perjalanan ke Sengatta. Agar bensinya tetap ada, pelaku minta uang di masjid sebesar Rp 10 - Rp 20 Ribu. Di Sengatta dia diberi makan oleh temannya, sekaligus bantu temannya," jelasnya.

Baca: Dianggarkan Rp 20,3 Miliar, Segini Warga yang Ditanggung Iuran BPJS Kesehatan

Baca: Hari Ini 10 Anggota PPK Balikpapan Dilantik

Halaman
12
Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Arif Fadilah
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved