Langgar Estetika, Puluhan APK di PPU Diturunkan

Sebelum melakukan penertiban lanjutnya, pihak KPUD telah melayangkan surat kepada parpol untuk menurunkan APK sepanjang 1 kilometer tersebut.

Langgar Estetika, Puluhan APK di PPU Diturunkan
Tribunkaltim.co/ Samir Paturusi
Penurunan APK yang dilakukan Satpol PP dan Bawaslu Penajam Paser Utara (PPU) 

Laporan Wartawan Tribunkaltim. Co, Samir Paturusi

Langgar Estetika, Puluhan APK di PPU Diturunkan

TRIBUNKALTIM.CO - PENAJAM - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Penajam Paser Utara (PPU), melakukan penertiban dengan menurunkan puluhan alat peraga kampanye (APK) baik caleg DPRD PPU, provinsi maupun DPR RI serta DPD.

Selanjutnya, APK tersebut akan diamankan di Kantor Bawaslu.

Penertiban ini dipimpin langsung Ketua Bawaslu PPU, Edwin Irawan serta dibantu puluhan personel Satpol PP. APK yang diturunkan kemudian dinaikkan di truk. Selain APK di depan masjid Agung Al Ikhlas Penajam, pembersihan APK juga dilakukan di depan Kantor Bupati PPU. 

Sopir Mogok Operasi Karena Retribusi Parkir, Ini Tanggapan Dishub Balikpapan

Sopir Bus Mogok, Puluhan Penumpang Terlantar di Terminal Batu Ampar

Ketua Bawaslu PPU, Edwin Irawan menjelaskan, penurunan APK ini sudah diputuskan sejak Desember lalu, bahwa yang terpasang mulai kilometer 8,5 sampai 9,5 harus diturunkan tanpa kecuali.

Hal ini dilakukan karena masuk kawasan pemerintahan dan melanggar estetika. 

Sebelum melakukan penertiban lanjutnya, pihak KPUD telah melayangkan surat kepada parpol untuk menurunkan APK sepanjang 1 kilometer tersebut.

"Karena mereka tak turunkan maka kami lah yang menurunkan, " katanya.

Klarifikasi Gerindra Soal Prabowo Sebut Selang Cuci Darah di RSCM Dipakai 40 Pasien

Ia mengatakan, APK yang telah ditertibkan masih bisa diambil pemiliknya di Kantor Bawaslu maupun di Satpol PP. Bahkan pihaknya menurunkan baliho dan berusaha agar tidak rusak.

"Jadi kami bongkar sama kayunya. Kalau mau ambil silahkan saja tapi jangan lagi dipasang di tempat yang dilarang karena akan ditertibkan lagi, " ujarnya. (*) 

Penulis: Samir
Editor: Anjas Pratama
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved