Warga Tanjung Redeb Tak Lama Lagi Dapat Menikmati Air Bersih dari IPA Singkuang

Warga Tanjung Redeb Tak Lama Lagi Dapat Menikmati Air Bersih dari IPA Singkuang

Warga Tanjung Redeb Tak Lama Lagi Dapat Menikmati Air Bersih dari IPA Singkuang
TRIBUN KALTIM / GEAFRY NECOLSEN
Bupati Berau, Muharram saat meninjau IPA Singkuang yang dioperasikan mulai tahun 2019 ini. IPA Singkuang diproyeksikan mampu melayani 4.000 sambungan rumah baru. 

Warga Tanjung Redeb Tak Lama Lagi Dapat Menikmati Air Bersih dari IPA Singkuang

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Masyarakat Berau tampaknya sudah tidak sabar untuk bisa segera menikmati layanan air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Segah. Terutama mereka yang telah bertahun-tahun menumpang aliran air dengan tetangga, karena belum terlayani Sambungan Rumah (SR).

"Sudah 5 tahun kami menumpang dengan tetangga, tapi karena yang menyambung banyak, aliran airnya jadi sangat kecil," kata Anwar, Warga Kecamatan Tanjung Redeb, Rabu (2/1/2018).

Tidak hanya Anwar yang menanti layanan air bersih, ada sekitar 5 ribu warga lainnya yang masuk dalam daftar tunggu PDAM.

Namun tak lama lagi, masyarakat Berau khususnya di Tanjung Redeb, dapat menikmati air bersih secara merata. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih dalam kota, Pemkab Berau tidak hanya membangun Instalasi Pengolahan Air Minum (IPA) di Jalan Raja Alam, yang sebelumnya hanya 200 liter per detik, ditambah 400 liter per detik. Sehingga total produksinya nantinya mencapai 600 liter per detik.

IPA tambahan juga dibangun di Jalan Singkuang, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Pemkab Berau menambah kapasitas produksi dari 30 liter per detik, menjadi 70 liter per detik. Pembangunan IPA ini telah rampung sesuai dengan targetnya dan siap dioperasikan di tahun 2019 ini.

"Semua daftar tunggu, selama di daerahnya sudah ada jaringan pipa distribusi, akan segera terlayani," kata Bupati Berau, Muharram usai meninjau IPA Singkuang yang kini berkapasitas 70 liter per detik. IPA ini khusus untuk melayani warga Kecamatan Tanjung Redeb saja. Dengan penambahan kapasitas ini, Muharram mengatakan, dapat melayani SR baru untuk 4 ribu kepala keluarga. Terutama untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

"Hasil pertemuan dengan Kementerian PU, diharapkan seluruh masyarakat di perkotaan terlayani kebutuhan air bersihnya. Kami mencoba menambah kapasitas dari 30 liter menjadi 70 liter per detik di IPA Singkuang,” kata Bupati Muharram di sela-sela peninjauan proyek senilai Rp 7 miliar tersebut.

Bupati Muharram juga mengatakan, layanan sambungan rumah ini bisa dilakukan mulai tahun 2019 ini juga. Terlebih lagi, Pemkab Berau juga mendapat hibah dari pemerintah pusat melalui PUPR untuk memasang SR baru untuk 2.500 kepala keluarga tidak mampu. Muharram juga berharap, PDAM Tirta Segah, melalukan perawatan secara rutin terhadap seluruh IPA dan jaringan distribusinya, agar dapat berfungsi optimal. "Saya berharap, IPA yang sudah dibangun, dipelihara dengan baik, sehingga kebutuhan air bersih kepada masyarakat bisa terlayani tanpa ada keluhan yang berarti," tegasnya.(*)

Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Reza Rasyid Umar
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved