CPNS 2018

Pemberkasan Dipersoalkan, BKN Minta Peserta CPNS 2018 yang Lolos Seleksi Lawan Rasa Malas

Diketahui,BKN telah mengumumkan instansi yang lolos Digital Signature (DS).Hasil DS bisa dilihat para pelamar CPNS 2018 di portal sscn.bkn.go.id.

Pemberkasan Dipersoalkan, BKN Minta Peserta CPNS 2018 yang Lolos Seleksi Lawan Rasa Malas
Kolase/TribunKaltim.co
Update Hasil Akhir Seleksi CPNS 2018 di 49 Instansi Kementerian dan Lembaga Pusat Pemerintahan 

Pemberkasan Dipersoalkan, BKN Minta Peserta CPNS 2018 yang Lolos Seleksi Lawan Rasa Malas

TRIBUNKALTIM.CO - Pemberkasan surat keterangan sehat jasmani dan rohani tampaknya dipersoalkan Calon Pegawai Negeri Sipil atau CPNS 2018.

Peserta CPNS 2018 yang lolos tahap Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) akan melanjutkan perjuangannya ke tahap pemberkasan.

Diketahui, Badan Kepegawaian Negeri Sipil atau BKN telah mengumumkan instansi yang lolos Digital Signature (DS).

Hasil Digital Signature (DS) bisa dilihat para pelamar CPNS 2018 di portal sscn.bkn.go.id.
 

Aturan Diubah, Keluarga Korban Lion Air JT 610 Mengaku Dipersulit Cairkan Dana Asuransi

Demi Kencani PSK dan Foya-foya, Pelajar SMP di Yogyakarta Ini Nekat Curi Laptop dan Uang



Hingga kemarin, Rabu (2/1/2019) pukul 14.05, BKN mengumukan masih terdapat 41 instansi yang belum lolos Digital Signature (DS).

Kendati demikian, BKN berharap sisa instansi yang belum lolos Digital Signature (DS) bisa segera terselesaikan.

"Jumlah instansi DS #CPNS2018 per 2 Jan 2019 pukul 14.05 mencapai 504. Tersisa 41 instansi, semoga hari ini selesai semua," tulis admin BKN dalam sosial media Twitter, Rabu (2/1/2018).

Diketahui, tahap selanjutnya setelah Digital Signature (DS) adalah pengumuman hasil akhir yang diberikan dalam situs resmi instansi.
 

"Instansi membutuhkan waktu antara DS & pengumuman. Selalu pantau web/medsos mereka," kata admin BKN.



Instansi yang sudah lolos Digital Signature (DS) mengimbau peserta CPNS 2018 agar segera melengkapi dokumen.

Hal tersebut guna untuk membuat Nomor Induk Pegawai calon Aparatur Sipil Negara (ASN).

Kendati demikian, satu di antara peserta yang lolos Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) atau yang lanjut ke tahap pemberkasan mempersoalkan surat keterangan sehat jasmani dan rohani.

Ia mempertanyakan sebenarnya surat keterangan sehat jasmani dan rohani didaptkan dari pusat atau perdaerah.

Pasalnya, informasi pemberkasan yang diterima CPNS 2018 itu hanya meminta surat keterangan sehat jasmani.

Kendati begitu, BKD mengatakan takut ada penolakan dari BKN jika peserta CPNS 2018 hanya memberikan surat keterangan sehat jasmani.

"min @BKNgoid mau tanya, sebenarnya surat keterangan sehat jasmani dan rohani itu dari pusat atau perdaerah?
di pengumuman pemberkasan daerah hanya diminta keterangan sehat jasmani, tapi BKD bilang takut ditolak BKN kalau tidak ada ket sehat rohani. Jadi gimana ya?."


Lantas, BKN mengimbau peserta CPNS 2018 untuk mengikuti saran yang diberikan BKD.

"Gampang, ikuti saja saran BKD dg menyertakan surat sehat rohani/mental dr RS Pemerintah," tukas admin BKN melalui akun Twitter resminya, Kamis (3/1/2019).

"Berikan saja dokumen yg diminta/disarankan. Pada tahap pemberkasan ini, sainganmu adalah kemalasan dirimu sendiri dlm melengkapi berkas. Semangat," lanjut Admin BKN.

di pengumuman pemberkasan daerah hanya diminta keterangan sehat jasmani, tapi BKD bilang takut ditolak BKN kalau tidak ada ket sehat rohani. Jadi gimana ya?."

Lantas, BKN mengimbau peserta CPNS 2018 untuk mengikuti saran yang diberikan BKD.

"Gampang, ikuti saja saran BKD dg menyertakan surat sehat rohani/mental dr RS Pemerintah," tukas admin BKN melalui akun Twitter resminya, Kamis (3/1/2019).

"Berikan saja dokumen yg diminta/disarankan. Pada tahap pemberkasan ini, sainganmu adalah kemalasan dirimu sendiri dlm melengkapi berkas. Semangat," lanjut Admin BKN.



Berikut Ketentuan tentang pemberkasan:

1. Hanya peserta yang memenuhi seluruh persyaratan administrasi yang dapat diusulkan proses penetapan Nomor Induk Kepegawaian (NIP) dan memperoleh Surat Keputusan tentang Pengangkatan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil.

2. Apabila dalam jangka waktu yang ditentukan peserta tidak melengkapi dokumen, maka peserta tersebut dinyatakan GUGUR.

3. Apabila dalam pelaksanaan tahapan seleksi atau dikemudian hari setelah adanya pengumuman kelulusan hasil akhir, diketahui terdapat keterangan yang tidak sesuai / tidak benar, Panitia Seleksi dapat menggugurkan kelulusan yang bersangkutan.

4. Peserta, keluarga dan pihak lain dilarang memberikan sesuatu dalam bentuk apapun yang dilarang dalam peraturan perundang-undangan terkait pelaksanaan seleksi CPNS, apabila terbukti melakukan perbuatan sebagaimana dimaksud, maka akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku dan digugurkan kelulusannya.

5. Seluruh dokumen persyaratan pelaksanaan seleksi menjadi milik panitia dan tidak dapat dikembalikan.

6. Keputusan Panitia Seleksi bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.

BKN juga memastikan bahwa tidak ada pelaksanaan SKB susulan seiring pelamar gagal di tahap pemberkasan.
desc_max_len) { ad_info.description = ad_info.description.substr(0, desc_max_len - 1) + '…'; }     var displayed_advertiser_max_len = 20; if (ad_info.displayed_advertiser.length > displayed_advertiser_max_len) { ad_info.displayed_advertiser = ad_info.displayed_advertiser.substr(0, displayed_advertiser_max_len - 1) + '…'; }     var title_max_len = 60; if (ad_info.title.length > title_max_len) { ad_info.title = ad_info.title.substr(0, title_max_len - 1) + '…'; } return ad_info; } }); // ]]>
Editor: Doan Pardede
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved