Berita Video

VIDEO - Nikmati Sensasi Makan Durian yang Dibakar di Djoeragan Doreen

Ide awalnya tercipta karena melihat beberapa buah yang disajikan secara dibakar. Dari situlah dia pun terinspirasi untuk menambah menu Doeren

VIDEO - Nikmati Sensasi Makan Durian yang Dibakar di Djoeragan Doreen
Tribunkaltim.co/ Rachmad Sujono
Doeren Bakar merupakan menu anyar yang dimiliki Djoeragan Doeren Jl. AMD Sungai Ampal no. 54 RT.40. Satu buah Doeren Bakar senilai Rp 25 ribu untuk ukuran kecil, Rp 42 ribu untuk ukuran besar dan Rp 68 ribu untuk ukuran jumbo. 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim Jino Prayudi Kartono

Sensasi Makan Durian yang Dibakar, Ini Rasanya 

TRIBUN KALTIM.CO, BALIKPAPAN - Bulan Desember hingga Februari, Kota Balikpapan sekitarnya dibanjiri buah durian. Buah degan bentuk berduri ini melimpah ruah di beberapa sudut kota di Kalimantan Timur.

Bahkan hingga hari ini, Senin (7/1/2019) beberapa pedagang menjual durian di pinggir jalan.

Dari banyaknya buah durian ini membuat pemilik Djoeragan Doreen Adi Atma menciptakan sebuah kreasi menu kuliner baru bernama Doeren Bakar.

Pekerja Jawa Dominasi Proyek Pasar Rawa Indah, Komisi III DPRD Bontang Minta Kontraktor Patuhi Perda

Pengedar Sabu Samarinda dan Kukar Musnahkan Narkobanya Sendiri di Hadapan Polisi

Ide awalnya tercipta karena melihat beberapa buah yang disajikan secara dibakar. Dari situlah dia pun terinspirasi untuk menambah menu Doeren yang dimilikinya.

"Awalnya terinspirasi dari buah yang dibakar. Terus sekarang ini kan lagi musim durian. Kenapa enggak coba buat durian bakar," ucap Adi.

Buah yang dipilih merupakan durian lokal yang ada di Kalimantan. Pertama siapkan buah durian utuh. Belah sedikit agar bara api bisa masuk dan meresap ke dalam buah durian.

"Jangan terlalu lebar soalnya nanti bakal bisa berantakan dan buahnya berjatuhan makanya kita belah sedikit saja. Hanya sekitar 20 persen yang bisa terbuka," katanya.

Dua Bulan Operasi, RSUD Ratu Aji Putri Botung PPU Dapat Puluhan Juta dari Pengelolaan Parkir

Disinggung Karena Tidak Bekerja, Pria di Samarinda Pukuli Istri Sirinya

Bakar di atas bara api. Agar proses pembakaran semakin cepat dia menggunakan obor atau torch.

Halaman
12
Penulis: Jino Prayudi Kartono
Editor: Arif Fadilah
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved