Berita Pemkab Kutai Barat

Disdagkop UKM dan MUI Audit IKM Muara Pahu

Audit terhadap Industri Kecil Menengah di Kecamatan Muara Pahu ini sebagai syarat pembuatan sertifikasi halal.

Disdagkop UKM dan MUI Audit IKM Muara Pahu
HUMAS PEMKAB KUBAR
Tim Disdagkop UKM Kubar dan LPPOM-MUI Kaltim saat melakukan audit di rumah produksi IKM. 

SENDAWAR - Sebanyak 21 Industri Kecil Menengah (IKM) di wilayah Kecamatan Muara Pahu diaudit Tim Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM-MUI) Kaltim dan Disdagkop UKM Kubar. Audit ini sebagai syarat pembuatan sertifikasi halal.

“Sertifikasi halal ini men­jamin kelayakan sebuah pro­duk IKM dari segi kesehatan, kualitas dan kehalalan,” kata Kepala Disdagkop dan UKM Kubar, Salomon Sartono melalui Kabid Industri Yuyun Diah S, di kantornya, Rabu (28/11).

Dia menambahkan dengan mendapatkan sertifikasi halal, diharapkan kepada pemilik industri pengolahan makanan, krupuk dan lainnya bisa meningkatkan produksinya.

Selain itu, kegiatan ini merupakan agenda rutin tiap tahun.

”IKM yang diaudit tersebut merupakan IKM binaan Disdagkop UKM dan telah mengikuti pelatihan pangan industri rumah tangga (PIRT),” ujarnya.

Adapun audit yang dilakukan bersama LPPOM-MUI Kaltim yakni, dari bahan baku, bahan tambahan yang digunakan dalam pembuatan produk olahan makanan. Peralatan yang di gunakan dan proses pembuatan produk serta kelayakan lokasi produksi.

Sebelum melakukan audit kepada IKM, tim terlebih dahulu melakukan sosialisasi sertifikasi halal di Gedung TP PKK Kecamatan Muara Pahu. (*)

Editor: M Abduh Kuddu
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved