Kades dan Pemkab Kutim Teken MoU tentang Pencairan Alokasi Dana Desa yang Terlambat

Kades dan Pemkab Kutim Teken MoU tentang Pencairan Alokasi Dana Desa yang Terlambat

Kades dan Pemkab Kutim Teken MoU tentang Pencairan Alokasi Dana Desa yang Terlambat
TRIBUN KALTIM / MARGARET SARITA
Pertemuan jajaran pejabat Pemkab Kutim dengan ratusan Kades dari 18 kecamatan se-Kutim. 

Kades dan Pemkab Kutim Teken MoU tentang Pencairan Alokasi Dana Desa yang Terlambat
 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Hasil diskusi antara Pemkab Kutai Timur dan ratusan Kepala Desa tentang pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) yang terlambat, akhirnya dituangkan dalam sebuah memorandum of understanding (MoU) atau nota kesepakatan.

Penandatanganan MoU antara para kades dan Bupati Ismunandar serta Wakil Bupati Kasmidi Bulang juga Sekda Irawansyah digelar usai pembahasan tuntutan Kades yang tak hanya masalah ADD tapi juga perkembangan infrastruktur dan peningkatan komoditi pertanian di beberapa kecamatan se Kutim, Senin (7/1/2019).

Kesepakatan utama antara kades dan Pemkab Kutim adalah perihal pembayaran ADD yang akan dibayarkan pada triwulan pertama tahun 2019 ini. Sedangkan ADD yang kurang salur pada 2018, dibayarkan paling lambat minggu keempat Februari 2019.

Selain itu, dana desa yang belum disalurkan pada 2018 yang tertuang dalam APBDes, dapat dibayarkan tanpa mengurangi dana murni ADD 2019 dan anggaran pembayaran ADD menjadi prioritas setiap tahunnya.

Para Kades juga wajib mendukung surat pernyataan sikap yang telah dibacakan dalam rapat forum koordinasi serta memahami situasi dan kondisi keuangan daerah, sehingga tidak melakukan tindakan atau hal-hal yang mengganggu pelayanan pada masyarakat dan tidak berbuat anarkis.

Dengan kesepakatan tersebut, Bupati Ismunandar berharap semua kegiatan dapat berjalan dengan baik, dan permasalahan yang terjadi dapat terselesaikan pada triwulan pertama 2019. “Semoga apa yang kita rundingkan hari ini, berjalan dengan baik. Sehingga semua dapat terselesaikan pada triwulan pertama tahun 2019 dan tidak melanggar aturan. Ini hanya masalah waktu. Melalui forum ini mari kita selesaikan semua permasalahan yang terjadi dengan baik dan sikap yang penuh kedewasaan. Pecahkan masalah dengan berdiskusi untuk mencari solusi terbaik,” kata Ismunandar.(*)

Penulis: Margaret Sarita
Editor: Reza Rasyid Umar
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved