Berita Video

VIDEO - Polisi Berhasil Membongkar Sindikat Pemalsu Dokumen di Balikpapan

"Ada 3 orang yang kami amankan. Warga Balikpapan (NS) yang ditindak Polantas, dan 2 warga Paser yang membuat SIM tersebut," kata Makhfud,

VIDEO - Polisi Berhasil Membongkar Sindikat Pemalsu Dokumen di Balikpapan
TRIBUNKALTIM/M FACHRI
Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Fitra didampingi Kasat Reskrim AKP Makhfud dan Kanit Jatanras Iptu Musjaya menggelar barang bukti dan tersangka kasus pemalsuan dokumen kendaraan dan pribadi, Selasa (8/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Muhammad Fachri Ramadhani

TRIBJNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Jajaran Polres Balikpapan berhasil mengungkap kasus sindikat pemalsu Surat Izin Mengemudi (SIM) dan dokumen lainnya.

Sindikat ini, diduga sudah menjalankan aksinya selama 2 tahun belakangan.

Hal ini diungkapkan Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Fitra saat menggelar konferensi pers, Selasa (8/1/2019).

Untuk sebuah SIM palsu, dipatok tarif Rp Rp 400 ribu.

Uang tersebut disetor ke salah seorang perantara, sebelum diterima pembuat.

"Tersangka NS yang diamankan di Balikpapan mengeluarkan biaya untuk SIM B2 sebesar Rp 400 ribu," ungkap Wiwin.

Aksi Pria Ini Simpan Sabu di Mulut Ketahuan Karena Suaranya Tiba-tiba Terdengar Aneh

Diduga Lakukan Kampanye di Rumah Ibadah, Dua Caleg di Balikpapan Ini Diperiksa Gakumdu

Lebih lanjut, sang perantara mendapat komisi lebih besar daripada pembuat.

Perantara meraup rupiah Rp 300 ribu, sementara pembuat hanya Rp 100 ribu.

"Jauh lebih mahal sesungguhnya peminta SIM ini membayar, ketimbang buat SIM asli," tutur Wiwin.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Arif Fadilah
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved