Berita Video

VIDEO - Tak Kuat Menanjak, Truk Bermuatan Gipsum Terperosok di jalur Menuju Bandara APT Pranoto

"Mobil yang menyalip berlalu gak berhenti, saya dan 2 teman saya tidak ada yang luka, kondisi truk juga masih baik tinggal perlu digeret saja truk,"

VIDEO - Tak Kuat Menanjak, Truk Bermuatan Gipsum Terperosok di jalur Menuju Bandara APT Pranoto
TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO
Pekerja memindahkan muatan 300 gipsum dari truk yang terperosok di jalan Poros Samarinda Bontang, akses menuju Bandara APT Pranoto, tepatnya di Gunung Tanggah dekat gerbang Perumahan Talangsari Kelurahan Tanah Merah Samarinda Utara Kota Samarinda, Selasa (8/1/2018). Seluruh pengendara bermotor wajib berhati hati melewati kawasan Jalan Poros Samarinda Bontang. 

 Laporan wartawan Tribun Kaltim, Nevrianto

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Sebuah truk bermuatan 300 plafon gipsum terperosok di tanjakan jalan Poros Samarinda Bontang Kelurahan Tanah Merah.

Posisi truk terperosok sekitar 50 meter dari gerbang Perumahan Talangsari Kelurahan Tanah Merah Kecamatan Samarinda Utara, Selasa( 8/1/2019).

Truk Colt Dikendarai oleh Agustinus bersama rekan kerjanya terperosok dikawasan jalur akses menuju Bandara APT Pranoto pukul 04.30 Wita.

Baca: Manajemen Garuda Indonesia dan Tribun Kaltim Sepakati Pengadaan 200 Eksemplar Surat Kabar di Pesawat

Baca: VIDEO - Nenek 72 Tahun Ditemukan Tewas di Kamar Mandi Rumahnya

"Tadinya saya bersama dua rekan dari kompleks Pwrgudangan jalan Ir Sutami hendak membawa plafon gipsum ke Sangatta Kutai Timur.Saat menanjak memerlukan tindakan cepat, ketika mengoper gigi persneling dari gigi 4 ke gigi 1namun tak terlaksana lancar maka langsung saya kendalikan truk mundur kearah kanan lanur sebelah dan langsung terperosok kepinggir jalan kondisi tanahnya menurun, syukurnya kondisi jalan sepi, gelap tanpa pencahayaan lampu di jalan, "tuturnya.

Agus lega karena tidak ada mobil dan korban yang tertabrak.

Baca: Jemaah yang Menjenguk ke RSCM Sebut Kondisi Ustaz Arifin Ilham Sehat

Baca: Lion Air Tunda Kebijakan Bagasi Berbayar, Ini Alasannya

"Mobil yang menyalip berlalu gak berhenti, saya dan 2 teman saya tidak ada yang luka, kondisi truk juga masih baik tinggal perlu digeret saja truk,"tuturnya sembari dibantu ke 4 orang temannya memindahkan plafon gipsum ke truk lain,"ujarnya.

Agustinus mengakui jalan tanjakan Poros Samarinda Bontang yang akrab disebut Gunung Tanggah rawan kejadian kecelakaan karena tanjakannya merepotkan pengendara dan harus berhati-hati mengendara.

"Kami pun sudah berusaha hati hati karena baru pertama kali ini mengalami insiden, terpaksa kami pulangkan lagi ke pergudangan,"tambahnya.

Simak Videonya :

(*)

Penulis: Nevrianto
Editor: Arif Fadilah
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved