Berita Pemprov Kalimantan Utara

Pemprov Targetkan Politeknik Nunukan jadi PTN dalam 3 Bulan

Politeknik Nunukan selama ini masih dibawah Politeknik Negeri Samarinda. Diharapkan bisa segera menjadi Perguruan Tinggi Negeri sendiri.

Pemprov Targetkan Politeknik Nunukan jadi PTN dalam 3 Bulan
HUMAS PEMPROV KALTARA
Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie bersama Sekjen Kemenristekdikti Prof Dr Ainun Na’aim di Ruang Pertemuan Kemenristekdikti, Selasa (8/1). 

JAKARTA – Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menargetkan, proses peningkatan status Politeknik Nunukan yang selama ini bernaung di bawah Politeknik Samarinda, menjadi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) secara mandiri dalam waktu tiga bulan.

Demikian disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenristekdikti Prof Dr Ainun Na’im saat menerima Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie di ruang kerjanya, Selasa (8/1).

Sebelumnya, di ruang rapat Sekjen Kemenristekdikti, Gubernur memaparkan usulan untuk peningkatan status Politeknik Nunukan untuk menjadi PTN mandiri. Selain itu, juga diusulkan penambahan Program Studi (Prodi) di Universitas Borneo Tarakan (UBT).

“Seyogianya pertemuan ini dipimpin langsung oleh Menteri Ristekdikti (Muhammad Nasir). Namun mendadak ada kabar duka, kakak kandung beliau meninggal dunia tadi malam. Atas nama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara dan pribadi, saya menyampaikan bela sungkawa yang mendalam. Semoga almarhum meninggal dalam khusnul khatimah. Amin,” ucap Irianto sebelum menyampaikan paparan.

Dikatakan Gubernur, ada dua hal penting yang disampaikan dalam pertemuan tersebut. Pertama, mengusulkan agar Politeknik Nunukan yang selama ini masih di bawah Politeknik Negeri Samarinda dimandirikan atau ditingkatkan statusnya menjadi Satker Perguruan Tinggi atau Politeknik Negeri sendiri.

Peningkatan status ini, kata Irianto, bertujuan untuk mempermudah dan memperluas pelayanan. Utamanya, layanan untuk akses pendidikan tinggi di daerah perbatasan dan 3T (terdepan, tertinggal dan terluar) seperti Kaltara. Juga untuk pemenuhan kebutuhan SDM, serta ketersediaan sarana dan prasarana.

“Terhadap keberadaan politeknik ini, kami dari pemerintah daerah, baik Pemprov Kaltara dan Pemkab Nunukan sangat memberikan perhatian. Selain penyiapan lahan, pemerintah daerah juga sudah banyak memberikan hibah. Termasuk peningkatan sumber daya manusia (SDM) bagi para dosen yang mengajar,” papar Irianto.

Disampaikan Gubernur, dilihat dari fasilitas, jumlah mahasiswa dan kondisinya, Politeknik Nunukan sangat layak untuk menjadi PTN mandiri. Politeknik ini juga tak lagi bergabung di bawah Politeknik Negeri Samarinda. Ditambah, Kaltara sudah berpisah menjadi provinsi sendiri.

Gubernur mengungkapkan, jumlah mahasiswa Politeknik Nunukan sekarang mencapai 450 orang lebih. Mereka menempuh pendidikan pada 4 Prodi yang ada, yaitu, Prodi D-III Administrasi Bisnis, Pengolahan Hasil Perikanan, Teknik Alat Berat dan Teknik Sipil Infrastruktur Perkotaan.

“Dari segi fasilitas juga sudah lengkap. Mulai gedung perkuliahan, direktorat, laboratorium telah tersedia. Untuk pengembangan, telah tersedia lahan seluas 10 hektare. Bahkan bisa lebih, jika memang diperlukan. Untuk status lahannya, sudah bersertifikat,” ujar Irianto.

Halaman
12
Editor: M Abduh Kuddu
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved