Baju, Tas dan Sepatu Gratis Kembali Disalurkan Tahun Ini, Pemkot Bontang Tambah Subsidi Buku Tulis

Ditarget pada Juni 2019 mendatang paket tas, sepatu dan seragam mulai disalurkan.

Baju, Tas dan Sepatu Gratis Kembali Disalurkan Tahun Ini, Pemkot Bontang Tambah Subsidi Buku Tulis
tribunkaltim/udin dohang
Walikota Bontang menyerahkan bantuan seragam sekolah gratis kepada pelajar SD di Bontang. 

Baju, Tas dan Sepatu Gratis Kembali Disalurkan Tahun Ini, Pemkot Bontang Tambah Subsidi Buku Tulis

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG — Program bagi-bagi tas, sepatu dan seragam sekolah kepada 32 ribu murid dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolag Menegah Atas (SMA) sederajat kembali digulirkan tahun ini.

Pemkot Bontang mengatakan, tahapan lelang untuk tiga item tersebut sudah dalam proses. Ditarget pada Juni 2019 mendatang paket tas, sepatu dan seragam mulai disalurkan.

“Mudah-mudahan bulan 6 ini sudah bisa dibagikan ke anak-anak sekolah,” ujar Walikota Bontang Neni Moerniaeni.

Putusan PN Tenggarong Menangkan PT MHU Sebagai Pemilik Sah Sengketa Lahan

Fakta-fakta Yeonjun TXT, Sang Adik BTS yang Siap Debut di Tahun 2019

Walikota Neni mengatakan, program ini sempat tertunda pada awal tahun ini akibat proses administrasi dan catatan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Pun begitu, setelah dievaluasi akhirnya pemerintah bisa kembali menyalurkan bantuan fasilitas sekolah kepada para murid.

Walaupun pengelolaan SMA sederajat dialihakan ke Provinsi. Namun, para murid tetap menikmati bantuan ini.

“Bukan hanya SD dan SMP saja, tapi SMA juga dapat. Kita sudah konsultasikan hal ini, jadi bisa saja,” kata dia.

Neni menambahkan, tidak hanya paket tas, sepatu dan seragam saja. Mulai tahun ini, pemerintah menambah fasilitas pendidikan gratis kepada murid, yaitu buku tulis.

Buku tulis ini nantinya akan dilengkapi dengan progam-program pemerintag. Tujuannya supaya anak murid bisa mengenal program kerja Pemkot Bontang, serta bisa mengawal bersama-sama.

Lezatnya PaPiong Ayam Burak, Menu Khas Toraja Bisa Dinikmati di Max Bistro Balikpapan

Korban Longsor Prapatan Dalam Terpaksa Mengungsi, Tak Miliki Biaya Perbaiki Rumah

“Ada juga buku tulisnya, jadi orang tua murid tidak keberatan lagi untuk beli buku. Karena pemerintah sudah subsidi,” katanya.

Untuk informasi, program bagi-bagu paket sekolah ini mulai dilakukan Pemkot Bontang sejak 2018 lalu. Program pendidikan ini tertuang di dalam visi misi pasangan Walikota Bontang Neni Moerniaeni - Wawali Basri Rase.

Sempat tertunda selama 2 tahun lebih, akibat defisit anggaran. Memasuki 2018 lalu program secara perlahan dilaksanakan. (*)

Penulis: Ichwal Setiawan
Editor: Anjas Pratama
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved