Disdukcapil Tarakan Pastikan Semua Penduduk Berumur 23 tahun ke Atas sudah Rekam Data e-KTP

Berdasarkan data yang ada di Disdukcapil per 9 Januari 2019 ada 1.090 warga yang belum melakukan perekaman e-KTP.

Disdukcapil Tarakan Pastikan Semua Penduduk Berumur 23 tahun ke Atas sudah Rekam Data e-KTP
TRIBUNKALTIM/JUNISAH
Sekretaris Disdukcapil Kota Tarakan Hamsyah 

Disdukcapil Tarakan Pastikan Semua Penduduk Berumur 23 tahun ke Atas sudah Rekam Data e-KTP

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Junisah

TRIBUNKALTIM.CO - Dalam surat edarannya, Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memberitahukan bahwa penduduk yang berumur 23 tahun ke atas hingga 31 Desember 2018, yang belum melakukan perekaman data KTP elektronik (e-KTP),  datanya akan diblokir.

“Nah untuk di Kota Tarakan Provinsi Kaltara ini kita bersyukur tidak ada penduduk yang berumur 23 tahun yang datanya masuk karantina. Sebab di Kota Tarakan penduduk yang umurnya 23 tahun semuanya sudah melakukan perekaman e-KTP,” ujar Sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil Kota Tarakan, Hamsyah, Jumat (11/1/2019) di ruang kerjanya.

 

Seorang Guru Ditangkap Polisi Terkait Kasus Hoaks Surat Suara Tercoblos

NASA Sebut Letusan Gunung Agung yang Baru Terjadi Bisa Selamatkan Dunia, Begini Penjelasannya

 

Hamsyah mengungkapkan, ia telah mengecek dan memastikan ke bagian data kependudukan, bahwa semua penduduk Kota Tarakan berumur 23 tahun ke atas sudah melakukan perekeman e-KTP.

“Kalau pun masih ada yang belum melakukan perekaman e-KTP itu warga pendatang, bukan warga Tarakan,” katanya.

Menurut Hamsyah, data warga Tarakan yang berumur 23 tahun ke atas yang telah melakukan perekaman e-KTP tersebut menunjukkan betapa tingginya antusias warga Kota Tarakan dalam melakukan perekaman e-KTP.

“Artinya warga Tarakan telah mengerti betapa pentingnya memiliki e-KTP. Sebab kita ini mau mengurus administrasi apapun baik pemerintah dan swasta harus memiliki e-KTP. Mengurus SIM pakai e-KTP, BPJS Kesehaan pakai e-KTP. Kalau tidak ada e-KTP tentunya kita akan sulit,” ujarnya.    

 

 Terserang Stroke, Purnawirawan Polri Ini Menangis Didatangi Kapolsek

Lezatnya PaPiong Ayam Burak, Menu Khas Toraja Bisa Dinikmati di Max Bistro Balikpapan

 

Dikatakan Hamsyah, sudah dua tahun terakhir ini warga Tarakan antusias melakukan perekaman e-KTP ke kantor Disdukcapil Kota Tarakan yang ada di Gedung Gabungan Dinas (Gadis) Jalan Sudirman.

“Tiap hari bisa sampai 100 hingga 150 orang datang untuk melakukan perekaman e-KTP,” katanya.

Hamsyah mengaku, yang hingga saat ini belum melakukan perekaman e-KTP di Kota Tarakan adalah para pemula atau para pelajar yang usianya belum genap 17 tahun.

Berdasarkan data yang ada di Disdukcapil, sampai 9 Januari 2019 ada 1.090 pemula yang belum melakukan perekaman e-KTP.

“Para pemula ini akan melakukan perekaman e-KTP, apabila umurnya telah masuk umur 17 tahun. Kalau masih dibawah 17 tahun belum bisa melakukan perekaman e-KTP. Nanti mereka kalau sudah umur 17 tahun kita lakukan perekaman e-KTP,” ujarnya.

Penulis: Junisah
Editor: Doan Pardede
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved