Keluhkan Mahalnya Harga Tiket Pesawat, Warga Galang Petisi Online, Begini Kata Maskapai

Puncak arus balik Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 telah berakhir. Namun, masih banyak masyarakat yang mengeluhkan soal tingginya harga tiket pesawat.

Keluhkan Mahalnya Harga Tiket Pesawat, Warga Galang Petisi Online, Begini Kata Maskapai
capture www.change.org
Sejumlah petisi seputar harga tiket pesawat di www.change.org 

Karena itu, ia sangat setuju dengan adanya petisi yang dibuat oleh warganet dan juga berpartisipasi ikut serta di petisi tersebut. Hal senada juga dirasakan Arifin. Ia juga sangat setuju ada petisi penolakan kenaikan tiket'>harga tiket pesawat tersebut.

Menurutnya, kenaikan tiket'>harga tiket akan sangat membebani, terutama untuk konsumen kalangan menengah.

"Pastinya membebanilah. Apalagi bagi perantau-perantau yang ingin pulang ke kampung halaman. Mereka harus mengencangkan ikata pinggang untuk bisa pulang, karena tiket'>harga tiket tersebut," tuturnya.

Ia menambahkan, baru beberapa hari lalu sudah ada kebijakan dari salah satu maskapai yang meniadakan gratis bagasi, dan saat ini sudah kembali dikejutkan dengan adanya kenaikan tiket'>harga tiket pesawat.

"Sebenarnya untuk masalah bagasi yang tidak gratis lagi saja sudah sangat mengecewakan, ini ditambah dengan kenaikan tiket'>harga tiket lagi," katanya. Ia berharap, pemerintah dalam hal ini Kementerian Perhubungan untuk melakukan revisi tentang kebijakan kenaikan tiket'>harga tiket dan juga melihat bagaimana kondisi saat ini.

"Janganlah membuat kebijakan yang malah akan meresahkan dan membebani masyarakat," katanya

Tanggapan Maskapai

Menanggapi keluhan warganet soal tiket'>harga tiket, Senior Manager Public Relation Garuda Indonesia Ikhsan Rosan menegaskan, range harga pesawat yang ditetapkan maskapainya tidak menyalahi aturan batas atas Kementerian Perhubungan.

Ia juga menampik pihaknya menaikkan tiket'>harga tiket pesawat, melainkan hanya menyesuaikan dengan jumlah permintaan yang masih tinggi.

"Untuk tarif, kami selalu mengikuti ketentuan. Tidak pernah melampaui batas atas. Pasca liburan ini, permintaan ke kota-kota besar memang masih tinggi," kata Ikhsan saat dikonfirmasi Tribunnews.com, Kamis.

Halaman
1234
Editor: Doan Pardede
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved