Polres Berau Patroli Para Pemburu Penyu

Kasus penangkapan penyu untuk dijadikan aksesori atau keperluan ilegal lainnya menjadi perhatian aparat kepolisian.

Polres Berau Patroli Para Pemburu Penyu
TRIBUN KALTIM/GEARFY NECOLSEN
Polres Berau Patroli Para Pemburu Penyu 

Polres Berau Patroli Para Pemburu Penyu

Laporan wartawan Tribunkaltim.co, Geafry Necolsen

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Kasus penangkapan penyu untuk dijadikan aksesori atau keperluan ilegal lainnya menjadi perhatian aparat kepolisian.

Terlebih lagi, setelah Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyebutnya di akun media sosial Twitter.

Melalui akun Twitter @susipudjiastuti, dirinya meminta agar pemerintah daerah untuk segera menghentikan pembantaian terhadap penyu-penyu tersebut.

Perburuan penyu ini sudah terjadi puluhan tahun silam.

Menteri Susi Minta Pemda Hentikan Pembantaian Penyu, Polres Berau Langsung Gelar Patroli Rutin

Tidak hanya karapas (tempurung) saja, tapi juga daging dan telurnya untuk dikonsumsi dan memiliki nilai jual yang tinggi.

Menanggapi hal ini, Kapolres Berau, AKBP Pramuja Sigit Wahono mengatakan, pihaknya rutin menggelar patroli dan pengawasan di wilayah laut meski dengan segala keterbatasan.

Pramuja Sigit Wahono menjelaskan, pihaknya berulangkali memberikan pembinaan masyarakat di wilayah pesisir dan Kepulauan Derawan agar tidak melakukan perburuan penyu.

Karena penyu termasuk fauna terancam puna dan dilindungi oleh UU Nomor 5/1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

Halaman
12
Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved