Hillary Clinton Sebut Shutdown Pemerintahan Trump Menjadi yang Terpanjang dalam Sejarah

Hillary Clinton mencatat bahwa rekor shutdown saat ini telah melampaui apa yang pernah terjadi.

Hillary Clinton Sebut Shutdown Pemerintahan Trump Menjadi yang Terpanjang dalam Sejarah
(AFP/JEWEL SAMAD)
Hillary Clinton 

TRIBUNKALTIM.CO - Memasuki hari ke-22, shutdown sebagian pemerintah federal Amerika Serikat (AS) saat ini disebut menjadi yang terpanjang dalam sejarah negara maju itu.

Seperti yang telah disampaikan mantan ibu negara AS sekaligus mantan rival Presiden Donald Trump, Hillary Clinton.

Hillary Clinton mencatat bahwa rekor shutdown saat ini telah melampaui apa yang pernah terjadi.

Hillary, yang kalah dari Trump pada pemilu AS 2016 lalu itu juga mengklaim bahwa, "AS tidak mampu untuk melanjutkan shutdown".

Dikutip dari laman Sputnik News, Minggu (13/1/2019), Partai Republik dan Demokrat saat ini terjebak dalam negosiasi alot atas permintaan Trump terkait pendanaan sebesar 5,7 miliar dolar AS yang akan dialokasikan untuk membangun tembok perbatasan atau penghalang yang bertujuan menangani dugaan adanya krisis imigrasi.

Demokrat telah mengumumkan bahwa mereka hanya akan menyetujui dana sebesar 1,6 miliar dolar AS untuk keamanan perbatasan yang ditingkatkan secara general, termasuk peningkatan teknologi.

Partai yang menguasai mayoritas parlemen AS tersebut juga tidak akan memberikan dana khusus untuk pembangunan tembok perbatasan AS-Meksiko seperti yang diminta oleh Trump.

Baca juga:

Ulama Dijadwalkan Kumpul di Istiqlal Malam Ini, Gelar Dzikir dan Doa Cinta untuk Ustadz Arifin Ilham

Kapten Persib Bandung U-19 Dipanggil Masuk Training Center Timnas Indonesia U-22

Halaman
12
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved