Balikpapan Gagal Pertahankan Penghargaan Adipura Kencana

Tahun 2019 Kota Balikpapan kembali meraih penghargaan di bidang lingkungan hidup dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Balikpapan Gagal Pertahankan Penghargaan Adipura Kencana
TRIBUN KALTIM / ANDRIAS HILLBERT LAPIAN
Kondisi Taman Adipura Balikpapan saat Ini Kotor dan Tidak Terawat 

Balikpapan Gagal Pertahankan Penghargaan Adipura Kencana

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Tahun 2019 Kota Balikpapan kembali meraih penghargaan di bidang lingkungan hidup dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Ada tiga penghargaan sekaligus yang diraih oleh kota minyak ini. Diantaranya Anugerah Adipura, Plakat Adipura, dan penghargaan Sertifikat Kinerja Pengurangan Sampah. Namun sayang, penghargaan Adipura Kencana yang sudah empat tahun diraih Balikpapan, tahun ini harus gagal. Dan hanya Surabaya yang meraih Adipura Kencana.

Penghargaan dibidang lingkungan itu diserahkan langsung oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla kepada Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi di Jakarta, Senin (14/1/2019).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Balikpapan Suryanto mengatakan, Balikpapan selain meraih Anugerah Adipura juga meraih penghargaan Kinerja Pengurangan Sampah, dan Plakat Adipura TPA Terbaik di Indonesia. "Penghargaan diterima, kami baru saja selesai, penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla," kata Suryanto kemarin usai menerima penghargaan. Namun yang disayangkan, Balikpapan gagal mempertahankan Adipura Kencana.

Kota Balikpapan sudah lima tahun berturut-turut meraih Adipura Kencana, namun, untuk tahun ini nilai grade dinaikkan sehingga hanya Kota Surabaya yang meraih Adipura Kencana. "Hanya satu kota di Indonesia yang mendapatkan Adipura Kencana. Walau begitu Balikpapan tetap berusaha untuk mencari inovasi terbaru, sehingga tahun depan Adipura Kencana bisa direbut kembali," ujar Suryanto.

Disampaikan Suryanto, jika kota Balikpapan ingin menyamakan dengan Surabaya harus menciptakan inovasi terbaru. Oleh karena itu diminta kepada masyarakat, jika ada inovasi mohon disarankan ke Pemkot melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Balikpapan. "Sehingga kita banyak inovasi dan menyamai Surabaya lagi," ujar Suryanto.

Salah satu inovasi dari Surabaya bisa meraih Adipura Kencana, yakni dengan inovasi daur ulang sampah, naik bus membayar dengan lima botol plastik. "Nanti kita harus bisa mencari inovasi baru lagi. Surabaya akan menjadi acuan kita. Kita butuh inovasi lain yang baru, terutama dari anak-anak Generasi muda Balikpapan," ujarnya.

Suryanto pun menyebutkan, untuk mengalahkan Kota Surabaya susah. "Kita harus setengah mati, anggaran mereka (Surabaya) sangat besar," katanya. DLH pun akan mengevaluasi lagi standar grade yang ditetapkan oleh KLHK, sebab berbeda dari Dewan Adipura, nanti akan ada sosialisasi mengenai hal itu. "Yang jelas Surabayamemiliki inovasi terbaru, dan banyak mendapatkan penghargaan internasional," kata Suryanto.

Ia menambahkan, catatan dari kementerian, belum disampaikan, dan nanti akan ada evaluasi mengenai hal itu. Penghargaan Adipura ini dalam kategori penghargaan kota besar. "Tapi Alhamdulillah kita meraih tiga penghargaan," ujarnya.(*)

Mengenal Penghargaan Lingkungan Hidup:

  • Piala Adipura Kencana adalah penghargaan tertinggi diberikan pada kota yang menunjukkan kinerja pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan.
  • Anugerah Adipura diberikan pada kota yang mampu menunjukkan kinerja pengelolaan lingkungan yang baik.
  • Sertifikat Adipura diberikan pada kota yang berhasil meningkatkan kinerja secara signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
  • Plakat Adipura diberikan pada kota yang mempunyai sarana dan prasarana pengelolaan sampah terbaik, antara lain pasar terbaik, terminal terbaik, di taman kota terbaik, hutan kota terbaik, dan tempat pemrosesan akhir atau TPA terbaik.
Penulis: Siti Zubaidah
Editor: Reza Rasyid Umar
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved