Pemkab PPU Ingin Pendaftaran Peserta PBI Gunakan KTP, Ini Respon BPJS Kesehatan

Selama ini Tohar mengaku bahwa para peserta yang terdaftar masih berdasarkan domisili penduduk.

Pemkab PPU Ingin Pendaftaran Peserta PBI Gunakan KTP, Ini Respon BPJS Kesehatan
BPJS Kesehatan
BPJS Kesehatan 

Pemkab PPU Ingin Pendaftaran Peserta PBI Gunakan KTP, Ini Respon BPJS Kesehatan 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) bersama BPJS Kesehatan ikut memantapkan rencana mendaftarkan warga yang belum menjadi peserta untuk menjadi peserta Peserta Bantuan Iuran (PBI) APBD.

Bahkan, diharapkan peserta hanya menunjukkan KTP sudah bisa dilayani.

Sekretaris Daerah PPU, Tohar, Senin (14/1/2019) menjelaskan, dalam rapat dengan BPJS Kesehatan meminta agar pendaftaran peserta PBI APBD berdasarkan nomor induk penduduk (NIK).

Kabar Gembira, Mahakam Ulu Buka Penerimaan PPPK Tahun Ini, Begini Penjelasan BKPP

Video Klarifikasi Pembongkaran Makam Karena Beda Pilihan Politik di Pilkades dan Pilpres

Ada 120 Bank Sampah di Balikpapan, Direktur Pendamping Sebut Hanya 4 Persen yang Efektif

Alasannya karena setiap warga sudah memiliki NIK meski baru lahir. Selama ini Tohar mengaku bahwa para peserta yang terdaftar masih berdasarkan domisili penduduk.

"Kalau masih berdasarkan domilisi, maka warga luar PPU pun kalau berdomisili di sini sudah berhak sebagai peserta. Kami ingin berdasarkan NIK, " jelasnya.

Mengenai keinginan untuk menggunakan KTP saat akan berobat, Tohar menyatakan tak menjadi masalah namun tetap harus berdasarkan NIK. Hal ini juga bisa membantu warga yang belum memiliki KTP.

"Ini kan untuk memudahkan warga saja. Tapi tetap harus berangkat dari NIK saat dilakukan pendataan. Kami hitung ada sekitar 33 ribu warga yang akan menjadi peserta PBI APBD dan ini data akan terus berubah, karena ada yang lahir, meninggal maupun yang pindah, " ujarnya.

Daftar Pelatih di Liga Indonesia Musim 2019, Stefano Cugurra Pindah ke Bali United

Soal Pengangkatan PPPK, Ini Kata Sekretaris Daerah PPU

Harga Tiket Pesawat Turun hingga 60 Persen, Dilatarbelakangi Karena Warga Aceh Buat Paspor ?

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Balikpapan. Endang Diarty mengatakan, tak menjadi masalah bila akan menggunakan KTP saat berobat menggunakan BPJS.

Namun demikian, pihaknya akan tetap akan menberikan kartu JKN sebagai warga yang terdaftar sebagai peserta. "Ini juga untuk membantu warga yang belum wajib KTP. Jadi kami tetap akan memberikan kartu JKN yang sudah terdaftar, " ujarnya. (*) 

Penulis: Samir
Editor: Anjas Pratama
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved