Perdana Raih Adipura, Bupati Berau Muharram: ''Ini Penghargaan untuk Masyarakat Berau''

Menjaga kebersihan sudah harus menjadi kesadaran bersama, terutama bagi masyarakat.

Perdana Raih Adipura, Bupati Berau Muharram: ''Ini Penghargaan untuk Masyarakat Berau''
HO
Bupati Berau, Muharram usai menerima penghargaan berupa Piala Adipura di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Senin (14/1/2019) 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Bupati Berau, Muharram menerima Piala Adipura dari Wakil Presiden Jusuf Kalla di Auditorium Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Senin (14/1/2019).

Muharram yang datang bersama Sekretaris Daerah, Muhammad Gazali dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, Sujadi ini, hadir bersama kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia untuk menjemput penghargaan di bidang kebersihan lingkungan itu.

Bupati Berau, Muharram mengatakan, penghargaan ini berkat partisipasi masyarakat dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah bekerja keras menjaga kebersihan, melakukan evaluasi dari penilaian-penilaian sebelumnya, dan terus melakukan perbaikan.

"Ini adalah penghargaan untuk masyarakat Berau," ujarnya.

Dengan raihan penghargaan, Muharram berharap masyarakat Berau termotivasi untuk selalu menjaga kebersihan.

"Karena sampah-sampah itu kan berasal dari individu masyarakat Berau. Minimal dengan menjaga kebersihan lingkungannya sendiri, masyarakat sudah ikut berperan," imbuhnya.

Muharram juga mengatakan, kebersihan lingkungan harus terus ditingkatkan. Pasalnya, penilaian Adipura selama ini masih terkonsentrasi di wilayah Kota Tanjung Redeb saja.

Kedepan, Pemkab Berau melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan juga harus fokus pada kecamatan-kecamatan lain.

"Seperti halnya kota-kota maju lainnya, yang sudah beberapa kali meraih Piala Adipura. Kita ini baru yang pertama. Seperti Surabaya, satu-satunya daerah yang meraih Adipura Kencana," tandasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, Sujadi mengatakan, menciptakan lingkungan yang bersih akan berdampak pada peningkatan taraf hidup masyarakat, terutama dari segi kesehatan.

“Kita tentu berharap sekali bisa mendapat Adipura. Tapi bukan itu yang dikejar. Seperti yang telah disampaikan Bupati dan Wabup bahwa kebersihan adalah target utama yang harus diraih, sementara Adipura ini menjadi penghargaan bagi kerja keras kita,” ujarnya.

Dengan diraihnya penghargaan ini, bukan berarti pekerjaan sudah selesai. Tantangan terberat nantinya adalah mempertahankan penghargaan itu di tahun-tahun setelahnya.

Menjaga kebersihan sudah harus menjadi kesadaran bersama, terutama bagi masyarakat.

Warga cukup berpartisipasi dengan minimal, tidak membuang sampah sembarangan, menjaga kebersihan lingkungan masing-masing, dengan menggiatkan gotong royong. (*)

Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved