Putri Indonesia asal Kaltim Kaget Rekannya, Fatya Ginanjarsari Terlibat Prostitusi Artis

Putri Indonesia asal Kaltim Kaget Rekannya di Puteri Indonesia, Fatya Ginanjarsari Terlibat Prostitusi Artis

Putri Indonesia asal Kaltim Kaget Rekannya, Fatya Ginanjarsari Terlibat Prostitusi Artis
TRIBUN KALTIM / NALENDRO PRIAMBODO
Cahaya Nur Hikmah, Puteri Indonesia 2018 asal Kalimantan Timur 

Putri Indonesia asal Kaltim Kaget Rekannya, Fatya Ginanjarsari, Terlibat Prostitusi Artis

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Cahaya Nur Hikmah, Puteri Indonesia 2018 asal Kalimantan Timur mengaku kaget usai mendengar kabar mantan rekannya terlibat kasus dugaan prostitusi online yang diusut Polda Jatim.

Untuk diketahui, pemberitaan Tribun Kaltim sebelumnya, Polda Jatim telah menyebut sejumlah nama artis yang diduga terlibat prostitusi artis terselubung. Di antara enam nama tersebut, dua nama diantaranya adalah mantan finalis Puteri Indonesia (PI). Ternyata salah satunya adalah wakil Kalimantan Utara. 

Dua nama mantan finalis Puteri Indonesia tersebut adalah Fatya Ginanjarsari dan Mulia Lestari atau Maulia Lestari yang sudah dipecat sejak dua tahun lalu oleh Yayasan Puteri Indonesia (YPI).

YPI menegaskan sudah tak lagi bertanggung jawab atas finalis dengan nama finalis atas nama Fatya Ginanjarsari dan Mulia Lestari atau Maulia Lestari. Begitu pula dengan Mulia Lestari atau Maulia Lestari finalis Puteri Indonesia 2016. 

Nama Fatya Ginanjarsari dan Mulia Lestari atau Maulia Lestari masuk ke dalam daftar prostitusi online yang diungkap polisi pada Jumat (11/1/2019). Selain mereka, diungkap pula 4 artis lainnya yakni Baby Shu, Riri Febrian, Aldera Cena, dan Tiara Permata Sari.

"Yah, kaget. Tapi itukan belum terbukti masih berupa panggilan. Harapannya semoga hanya berupa tuduhan," katanya.
Kendati sudah dipecat oleh Yayasan Puteri Indonesia (YPI), dua nama mantan finalis Puteri Indonesia, Fatya Ginanjarsari dan Mulia Lestari atau Maulia Lestari tetap saja mengejutkan publik.

"Sudah ada suratnya kok. Kami di kontrak 2 tahun yang (asal) Jambi memang sudah habis kontrak. Dan Fatya memang sebelumnya dipecat karena ikut ajang lain yang itu melanggar kontrak," ungkap Cahaya pada Tribun Kaltim.

Ditambahkannya, kedua mantan PI tersebut sudah tak diperbolehkan lagi menggunakan nama PI dan atribut, lantaran dipecat. Lain hal dengan Cahaya, katanya, kontrak dirinya bersama YPI itu berlaku selama 2 tahun. Namun predikat sebagai PI itu selamanya. "Kontrak diatas kertas 2 tahun dengan segala ketetapan-ketetapannya. Tetapi menjadi Puteri Indonesia itu predikat selamanya," jelasnya.

Saat ditanya apakah dirinya kenal akrab dengan 2 mantan PI yang berkasus tersebut. Cahaya mengaku tak kenal akrab. "Maulia gak kenal. Kalau Fatya kenalnya di 2017 sebelum PI pernah satu panggung show. Kalau selama PI, juga gak pernah ada interaksi," tuturnya. Lalu saat ditanya apakah Fatya tertutup, Cahaya mengaku, tidak. "Gak juga sih. Dulu pas satu show bareng sempat bertukar pikiran," tambahnya.

Menurutnya, dengan adanya kasus tersebut jadi pelajaran berharga bagi para Puteri Indonesia. Apa yang sedang mereka lakukan saat ini merupakan tanggungjawab besar, sebagai contoh dan inspirasi wanita Indonesia. "Cukup tidak perlu diikuti, jangan menghakimi," ucapnya. Tak hanya itu, selama menjadi bagian dari Yayasan Puteri Indonesia, para finalis diminta untuk selalu menjadi nama baik.(*)

Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Reza Rasyid Umar
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved