Tiga Maskapai Tertunda Mendarat Akibat Cuaca Buruk, Ini Penjelasan Pihak ATC Bandara APT Pranoto

"Turbulensi tidak terlalu terasa. Sempat tiga jam-an di Balikpapan, tapi sejauh ini perjalanan aman-aman saja," ucapnya singkat.

Tiga Maskapai Tertunda Mendarat Akibat Cuaca Buruk, Ini Penjelasan Pihak ATC Bandara APT Pranoto
TRIBUN KALTIM / NEVRIANTO HARDI PRASETYO
Beberapa pesawat berada di apron bandara APT Pranoto Samarinda, Senin (14/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Cuaca buruk yang melanda Samarinda dari Senin (14/1/2019) pagi tadi, membuat dua pendaratan dialihkan dan satu maskapai menunda penerbangan.

Tiga maskapai yang mengalami kendala menuju bandara APT Pranoto di antaranya Garuda Indonesia dari bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Batik Air dari Bandara Halim Perdana Kesuma, Jakarta, dan Xpress Air dari bandara Melalan, Kutai Barat.

Garuda Indonesia dan Batik Air harus menunda pendaratan di Bandara APT Pranoto dan dialihkan ke Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaimain Sepinggan (SAMSS), Balikpapan.

Kendati demikian, ketiga maskapai tersebut akhirnya dapat mendarat di bandara APT Pranoto, kendati para penumpangnya harus menunggu beberapa jam sampai cuaca kembali membaik.

Stefi Hakim (32), salah satu penumpang Garuda Indonesia menjelaskan, dirinya dan penumpang lainnya terbang dari bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 06.25 WIB.

Namun di perjalanan ada informasi mengenai cuaca buruk yang melanda Samarinda. Bahkan, putaran pesawat di langit pun terasa olehnya.

"Sempat 20 menitan pesawat mutar-mutar sebelum akhirnya menuju Balikpapan. Informasi ada cuaca buruk memang diberitahu oleh crew pesawat. Lebih baik begitu (ke Balikpapan) dari pada memaksanakan tetap mendarat (di Samarinda)," ucapnya, Senin (14/1/2019).

Sedangkan penumpang Garuda Indonesia lainnya, Ratna Dumila (35), warga asal Jakarta yang ke Kaltim untuk urusan pekerjaan di Bontang mengatakan, saat di udara turbulensi di pesawat tidak terlalu terasa.

"Turbulensi tidak terlalu terasa. Sempat tiga jam-an di Balikpapan, tapi sejauh ini perjalanan aman-aman saja," ucapnya singkat.

Halaman
123
Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved