Warga BDI dan BDS Balikpapan Mengadu ke DPRD, Keluhkan Masalah Pengupasan Lahan dan Amdal

Warga BDI dan BDS Mengadu ke DPRD, Keluhkan Masalah Pengupasan Lahan dan Amdal

Warga BDI dan BDS Balikpapan Mengadu ke DPRD, Keluhkan Masalah Pengupasan Lahan dan Amdal
Tribunkaltim.co/ Siti Zubaidah
Suasana pertemuan warga dengan DPRD Balikpapan terkait pengupasan lahan, Senin (14/1/2019). 

Warga BDI dan BDS Mengadu ke DPRD, Keluhkan Masalah Pengupasan Lahan dan Amdal

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Warga Bukit Damai Indah (BDI) dan Bukit Damai Sentosa (BDS), kecamatan Balikpapan Selatan, Senin (14/1/2019), mengadu ke DPRD Balikpapan mengenai masalah pengupasan lahan yang dilakukan oleh developer dan masalah IMB yang belum dimiliki oleh sebagian warga. Dari info yang disampaikan, dari dampak pengupasan lahan itu ada tiga rumah yang terkena longsor. Warga pun berharap perhatian dari Pemerintah.

Salah satu warga BDS 2 Balikpapan Ahmad Basir mengatakan, dari pengupasan lahan berdampak pada lingkungan sekitar. Ada sekitar 48 hektare lahan yang dikupas. Menurut informasi, rencananya lahan tersebut akan dibangun perumahan.

Anggota Komisi III DPRD Balikpapan Andi Arif Agung yang menemui warga mengatakan, semua perumahan yang ada di Balikpapan tidak memiliki fasilitas umum. "Yang diserahkan ke Pemkot mana? Hingga sampai saat ini belum ada. Banyak hal yang dibahas, salah satunya sertifikat lahan di perumahan yang belum diserahkan developer," kata Arif kepada Tribun Kaltim.

Sesuai Perda, fasiltas umum harus diserahkan ke pemerintah dengan kondisi yang baik dan layak. "Tapi sekarang developer tidak ada. Kenyataannya di lapangan, ternyata kondisinya tidak baik, rusak dan tidak layak digunakan," keluhnya. (*)

Penulis: Siti Zubaidah
Editor: Reza Rasyid Umar
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved