STIE Madani dan Tribun Kaltim Berencana Gelar Seminar Internasional

STIE Madani dan Tribun Kaltim berencana menggelar seminar internasional sebagai wujud kerjasama

STIE Madani dan Tribun Kaltim Berencana Gelar Seminar Internasional
Tribunkaltim.co/ Christine
Manajemen STIE Madani Balikpapan dan Tribun Kaltim 

STIE Madani dan Tribun Kaltim Berencana Gelar Seminar Internasional

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Madani Balikpapan menerima kunjungan dari Tribun Kaltim di kampus STIE Madani, jalan Kapten Piere Tendean nomor 60 pada Rabu (16/1/2019) siang.

Selain bertujuan untuk sharing dan silaturahmi, kunjungan Tribun Kaltim kali ini adalah untuk menandatangani nota kesepahaman atau MoU kerja sama antara kedua belah pihak.

Ketua STIE Madani, I Gusti Putu Darya, menyambut langsung rombongan Tribun Kaltim yang dipimpin oleh Wakil Pimpinan Umum  Tribun Kaltim sekaligus Pemimpin Perusahaan, Pitoyo.

Nota kesepahaman yang ditandatangani kedua belah pihak berisi kesepakatan untuk publikasi kegiatan kampus, dalam bentuk penayangan berita atau informasi yang sifatnya berita, bukan komersial.

Dalam perjanjian ini Tribun Kaltim memberikan ruang penerbitan terhadap STIE Madani, sekaligus memberikan kesempatan bagi Civitas Akademika STIE Madani menjadi member Tribun Family Card (TFC).

Putu Darya mengatakan, dalam membangun hubungan antar lembaga saat ini memang tidak bisa lepas dari membuka jejaring, salah satu bentuknya adalah kerja sama ini. "Kalau kita tidak mau seperti itu, kita pasti akan ketinggalan, seperti mau keluar dari lingkaran kecil, berputar-putar di situ saja," ujarnya.

Dia berharap kerja sama ini bisa menguntungkan kedua belah pihak. Karena melalui website kampus, kata Putu, tidak cukup untuk membagi informasi seputar kampus.

Dalam pertemuan tersebut tercetus juga beberapa ide kerja sama dalam mengadakan kegiatan-kegiatan di seputar kampus, seperti antara lain pengadaan seminar internasional, yang disambut baik oleh pihak STIE Madani. Hal ini dicetuskan, salah satunya adalah untuk menjadikan image Balikpapan sebagai kota layak untuk memperoleh pendidikan, di mana pendidikan juga bisa berfokus di kota ini.

"Terutama berbagai kegiatan-kegiatan yang positif, saya sangat senang sekali. Karena saya mau mengejar yang demikian. Cuma selama ini kita masih kesulitan untuk mendapatkan akses mengadakan acara dan mendapatkan narasumber, terutama di Balikpapan. Karena masyarakat Balikpapan khususnya Kaltim pada umumnya, orientasi pendidikan selama ini fokusnya bukan ke Balikpapan, tetapi malah ke Jawa," pungkasnya.  (*)

Penulis: Christine
Editor: Reza Rasyid Umar
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved