Pagi-pagi Warga Dihebohkan Dugaan Bom di Teras Rumah

Tas hitam itu lalu dipindahkan dan dibawa di Mako Brimob untuk dibuka dan diperiksa. Ternyata tas hitam itu berisikan pakaian

Pagi-pagi Warga Dihebohkan Dugaan Bom di Teras Rumah
Tribun Kaltim/Budi Susilo
Tim Jihandak TNI sedang menaklukan bom 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Warga Jalan Kamboja RT 43 Kelurahan Karang Anyar Kecamatan Tarakan Barat dihebohkan dengan kehadiran beberapa anggota Tim Jihandak Bom Satuan Brimob Polda Kaltara dan anggota Polres Tarakan di wilayahnya, Rabu (16/1/2019).

Usut punya usut ternyata di satu teras rumah warga di Jalan Kamboja tersebut ditemukan ada tas kresek hitam yang diduga bom. Oleh karena itu anggota Tim Jihandak langsung mensterilisasi lokasi tersebut.

Warga yang menyaksikan kejadian ini diminta menjauh dari lokasi. Warga langsung menjauh dan melihat aksi dari Tim Jihandak melakukan pemeriksaan isi tas kantong plastik hitam tersebut dari jauh. Tampak beberapa anggota Polres Tarakan ikut menjaga di lokasi tersebut.

Saat di lokasi kejadian, tas plastik hitam itu dikerumuni lalat. Anggota Tim Jihandak dengan menggunakan pakaian lengkap dan alat x-ray secara hati-hati memeriksa tas hitam tersebut. Ternyata dari hasil pemeriksaan tidak menunjukkan adanya material yang diduga bom tersebut.

Tas hitam itu lalu dipindahkan dan dibawa di Mako Brimob untuk dibuka dan diperiksa. Ternyata tas hitam itu berisikan pakaian.Berupa 13 lembar pakaian perempuan dan pria, ada pula sarung, dua lembar jilbab dan celana dalam.

Menurut Ketua RT 43, Nanang, sekitar pukul 07.00 Wita ia menerima telepon dari salah satu warga yang memberitahukan bahwa ada tas hitam di teras satu rumah warga yang dikontrak oleh Sumiati. Mendapatkan informasi ini Nanang langsung menuju lokasi yang dimaksud.

"Saya langsung ke lokasi dan benar ada tas hitam tersebut. Lalu saya telepon Babinkamtibmas dan anggota Satuan Lalulintas (Lantas) yang bertugas di Kantor Samsat. Tak lama kemudian datang anggota kepolisian untuk memeriksa," ujarnya.

Mengenai penemuan tas hitam ini, Wakapolres Tarakan Kompol Riski Fara Shandy mengatakan, pihaknya mendapat laporan bahwa ada tas hitam yang mencurigakan. Mendapat laporan ini, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Brimob Polda Kaltara.

"Dari polsek dan anggota Babinkamtibmas sedang mencari pemiliknya. Apabila ada masyarakat yang merasa memiliki tas hitam tersebut dapat mengambilnya dan tidak kita berikan sanksi pidana. Dengan penemuan tas ini, kami minta masyarakat tidak perlu resah, karena isi tas ini hanya pakaian," ucapnya. (*)

Penulis: Junisah
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved