Pansel Akan Serahkan Tiga Nama untuk Dipilih Menduduki Jabatan Sekda Malinau

Tentunya, yang kita rekomendasikan adalah pejabat yang mendapatkan penilaian terbaik setelah seluruh hasil asesmen diintegrasikan

Pansel Akan Serahkan Tiga Nama untuk Dipilih Menduduki Jabatan Sekda Malinau
tribunkaltim.co/ arfan
Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie turun dari kendaraan saat tiba di lokasi peninjauan ruas jalan Malinau-Krayan, di Kabupaten Malinau, Minggu (14/10/2018). 

TRIBUNKALTIM.CO, MALINAU - Panitia seleksi (Pansel) yang melaksanakan lelang jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) dan Kepala Disdik Kabupaten Malinau akan menyerahkan tiga sampai 4 nama dari 11 pejabat yang mengikuti lelang kepada Bupati Malinau.Semua nama tersebut, akan diserahkan setelah melalui penilaian secara objektif.

Penilaian tersebut merupakan integrasi dari penilaian seluruh tahapan yang diikuti seluruh peserta lelang jabatan. Seperti, tahapan wawancara, penyampaian makalah dan psikotest yang akan memperlihatkan gambaran individu pejabat kepada Pansel Sekda dan tim asesmen centre.

"Ya kita serahkan 3-4 nama untuk jabatan Sekda ini. Tentunya, nama-nama yang diserahkan adalah nama-nama pejabat yang memenuhi kriteria penilaian sifat, karakter dan kompetensi setelah penilaian dilaksanakan. Setelah selesai penilaiannya, baru kita sampaikan kepada Pak Bupati untuk mengambil keputusan pejabat mana yang tepat untuk menduduki jabatan yang dilelang," ujar Ketua Pansel Lelang Jabatan Terbuka Sekda Malinau, Prof Dr Adri Patton.

Dalam penilaian tersebut jelas Adri Patton, pejabat yang mengikuti lelang jabatan adalah pejabat-pejabat yang memiliki kompetensi di bidangnya, pejabat yang dapat bekerjasama, mengerti visi misi, memiliki loyalitas, totalitas dan integritas kepada pimpinan. Dalam hal ini, Bupati Malinau.

"Tentunya, yang kita rekomendasikan adalah pejabat yang mendapatkan penilaian terbaik setelah seluruh hasil asesmen diintegrasikan. Tentunya sekali lagi saya sampaikan tidak semua pejabat kita ajukan kepada Bupati Malinau. Jelas, hanya beberapa nama. Yaitu tadi, 3-4 nama saja yang kita sampaikan," ujar pria yang juga pernah menjabat Sekda Malinau beberapa tahun silam.

Selama dua hari, Senin (14/1) dan Selasa (15/1), 11 pejabat eselon II dan 5 pejabat eselon III mengikuti asesmen dalam rangka melaksanakan tahapan lelang jabatan terbuka untuk jabatan Sekda dan Kepala Disdik Malinau. Hari pertama pelaksanaan asesmen, peserta harus menyelsesaikan seluruh sesi hingga malam.

Pelaksana Asesmen Centre, Rina Rifayanti mengungkapkan, pelaksanaan asesmen ini berbeda dengan asesmen sebelumnya. Tahun 2018 lalu, tim asesmen yang sama telah melaksanakan asesmen kepada 500-an pejabat eselon II, III dan VI di lingkungan Pemkab Malinau. Namun, kali ini asesmen yang dilaksanakan lebih spesifik kepada jabatan yang dilamar.

"Kalau asesmen centre sebelumnya kan diikuti oleh banyak pejabat dari berbagai eselon. Sifat asesmen centre pada saat itu, lebih kepada potensial review atau lebih kepada penggalian potensi para pejabat untuk melihat apakah pejabat tersebut cocok dan tepat dalam melaksanakan fungsinya pada jabatan yang dipegangnya saat itu atau lebih cocok di tempatkan pada jabatan lainnya," ujarnya. (*)

Penulis: Purnomo Susanto
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved