10 Kecamatan di Kabupaten Malinau Dapat Program Penataan Jalan Lingkungan

kalau kita tidak mendata sebelumnya maka kita akan mengalami kesulitan untuk menentukan lokasi mana yang akan kita perbaiki

10 Kecamatan di Kabupaten Malinau Dapat Program Penataan Jalan Lingkungan
TRIBUN KALTIM / DOAN E PARDEDE
Beberapa kendaraan melintas di jalan trans Kaltara di sisi Bulungan-Malinau, belum lama ini. Pembahasan batas antara Kabupaten Bulungan dan Kabupaten Malinau masih belum tuntas hingga saat ini. 

TRIBUNKALTIM.CO, MALINAU - Sampai saat ini, Pemkab Malinau melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Permukiman (DPU PR-Perkim) tengah melakukan pendataan jalan-jalan lingkungan yang rusak. Sebab, tahun ini Pemkab Malinau menetapkan 10 kecamatan mendapatkan program penataan jalan lingkungan.

Lima kecamatan di sekitaran pusat pemerintahan dan lima kecamatan lainnya berada di daerah pedalaman dan perbatasan juga mendapatkan program ini. Kepala DPU PR-Perkim, Tomy Labo mengungkapkan, saat ini pihaknya tengah melakukan survei untuk mengumpulkan data jalan-jalan mana sajayang akan diperbaiki.

"Kita lakukan pendataan terlebih dahulu sebelum kita perbaiki. Sebab, kalau kita tidak mendata sebelumnya maka kita akan mengalami kesulitan untuk menentukan lokasi mana yang akan kita perbaiki. Pendataan juga dilakukan sesuai laporan dari warga kecamatan," tuturnya.

Program penataan jalan lingkungan ini beber Tomy, merupakan program yang didesain untuk mensukseskan salah satu program unggulan pemerintah saat ini, yakni program Rapi, Tertib, Bersih, Indah dan Harmonis (RT Bersih). Jalan lingkungan yang dimaksudkan, akan dilaksanakan di daerah perkotaan, pedasaan, pedalaman dan perbatasan.

"Adanya program RT Bersih inilah, kami merencanakan program kegiatan ini. Berawal dari 10 kecamatan terlebih dahulu. Kedepannya, kita akan men-cover seluruh kecamatan. Kita akan berupaya memasukkan perencanaan kegiatan tersebut secara berjenjang. Sehingga, seluruh kecamatan dapat merasakan program ini secara keseluruhan," jelasnya.

Terkait pendanaan Tomy mengungkapkan, kegiatan ini dilaksanakan dengan menggunakan dana APBD Malinau tahun 2019. Apabila dirasakan cukup untuk melaksanakan program kegiatan penataan jalan lingkungan di 15 kecamatan, Tomy menegaska, pihaknya akan melakukannya.

"Dana berasal dari APBD Tahun 2019. Ya tergantung dari kekuatan dananya nanti seperti apa. Sebenarnya, kami menginginkan program ini dapat menyentuh 15 kecamatan. Tapi, untuk sementara ini kita targetkan di 10 kecamatan terlebih dahulu. Selanjutnya, kita akan rencanakan lagi sampai seluruh kecamatan tersentuh program ini," tegasnya.

"Untuk sasaran kegiatan penataan jalan lingkungan bukan hanya tertuju pada jalan-jalan, gang-gang saja. Tapi, fasilitas penunjang jalan lainnya. Seperti drainase juga masuk dalam sasaran program ini. Bukan hanya itu, untuk mencegah terjadinya banjir kita juga akan melakukan normalisasi kanal di sekitaran Stadion Malinau," lanjutnya. (*)

Penulis: Purnomo Susanto
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved