Ada Aplikasi Penerjemah Tangis Bayi Buatan Dosen Indonesia, 98 Negara Sudah Download!

Medhanita Dewi Menanti (36), dosen IPB asal Kabupaten Banyuwangi menciptakan aplikasi Madsaz yang dapat menerjemahkan tangis bayi usia

Ada Aplikasi Penerjemah Tangis Bayi Buatan Dosen Indonesia, 98 Negara Sudah Download!
Scary Mommy
ILUSTRASI Bayi Menangis - Seorang dosen Indonesia berhasil menciptakan aplikasi yang dapat menerjemahkan tangis bayi usia 0-3 bulan. 

Ada Aplikasi Penerjemah Tangis Bayi Buatan Dosen Indonesia, 98 Negara Sudah Download!

TRIBUNKALTIM.CO - Medhanita Dewi Menanti (36), dosen IPB asal Kabupaten Banyuwangi menciptakan aplikasi Madsaz yang dapat menerjemahkan tangis bayi usia 0-3 bulan.

Aplikasi yang digarap bareng dengan tim Sekolah Vokasional IPB tersebut mampu menerjemahkan 5 jenis tangisan bayi.

Kelimanya antara lain bayi lapar, bayi lelah atau mengantuk, bayi ingin bersendawa, bayi masuk angin atau perut kembung dan bayi yang tidak nyaman bisa karena popok basah, udara terlalu panas atau dingin.

Aplikasi Madsaz, penerjemah tangisan bayi.
Aplikasi Madsaz, penerjemah tangisan bayi.

Perempuan yang akrab dipanggil Medha ini menceritakan ide awal dari pembuatan aplikasi tersebut sudah sejak tahun 2010, saat Medha hamil anak pertamanya.

Saat itu, Medha mengikuti seminar tentang tumbuh kembang anak dan salah satu pembicaranya menjelaskan tentang lima klasifikasi tangisan bayi yang ditemukan oleh ahli sound photograph dari Australia Priscilla Sunatan.

"Saat itu saya langsung berpikir berarti tangisan bayi bisa diklasifikasikan melalui komputer.”

“Kebetulan skripsi S1 saya tentang klasifikasi kesesuaian lahan sehingga saya berpikir jika sumber suara juga bisa diproses," jelasnya.

Medhanita Dewi Menanti (36), dosen IPB yang menciptakan aplikasi Madsaz, aplikasi penerjemah tangis bayi.
Medhanita Dewi Menanti (36), dosen IPB yang menciptakan aplikasi Madsaz, aplikasi penerjemah tangis bayi. (Kompas.com)

Pada awal menempuh kuliah S2 di IPB jurusan Ilmu Komputer, ibu dari Shofia Dzakka Hanifa ini sudah merencanakan tesis tentang klasifikasi tangis bayi.

Bahkan, sejak semester 1 saat kuliah S2, Medha sudah mencari data-data tentang tangisan bayi.

Halaman
123
Editor: Syaiful Syafar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved