Walikota Samarinda Syaharie Jaang Bantah Halangi Proses Pengisian Wawali

Jaang pun menepis isu yang menyebut dirinya sengaja menghalangi proses penggantian wawali Samarinda.

Walikota Samarinda Syaharie Jaang Bantah Halangi Proses Pengisian Wawali
TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HP
Syaharie Jaang dan istrinya Puji Setyowati 
Walikota Samarinda Syaharie Jaang Bantah Halangi Proses Pengisian Wawali
Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Rafan A Dwinanto
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Sampai saat ini Walikota Samarinda, Syaharie Jaang belum menerima surat dari DPRD Samarinda, perihal permintaan dua nama  calon wakil walikota (wawali).
Sejak Nusyirwan Ismail meninggal dunia, terhitung hampir setahun Kota Tepian (sebutan Samarinda), tanpa wawali,
Jaang mengaku, dirinya memang sudah sejak lama mendengar kabar DPRD Samarinda akan bersurat kepadanya.
Namun, surat yang berisi permintaan dua nama calon pengganti tersebut, sampai kini tak diterima.
"Dari dulu mereka (DPRD) mau berkirim surat. Tapi sampai sekarang suratnya tak sampai-sampai," kata Jaang.
Pun demikian dengan dua nama yang akan disodorkan ke DPRD Samarinda, menurut Jaang, dirinya belum mengetahui.
 
Pasalnya, partai politik yang menjadi pengusungnya, juga belum menyetorkan nama.
"Soal dua nama, aku juga belum tahu," katanya lagi.
Jaang pun menepis isu yang menyebut dirinya sengaja menghalangi proses penggantian wawali Samarinda.
"Dari dulu itu DPRD mau bersurat, tapi tak bersurat-surat juga. Kemudian ada juga (partai koalisi pengusung) katanya mau bertemu. Tapi semuanya mau-mau saja. Tapi tak pernah ketemu," kata Jaang.
Jika ada wawali, kata Jaang, dirinya bisa berbagi tugas.
Pengisian jabatan wawali, juga diakui Jaang, merupakan amanat UU.
"Itukan amanat UU. Aku ini dari pagi sudah keliling, kalau ada Wawali, kan bisa berbagi," tuturnya.
 
Sekadar informasi, tiga partai pendukung pasangan Jaang-Nusyirwan di pemilihan walikota Samarinda, 2015 lalu adalah Partai Demokrat, PKS, dan NasDem.
Kini, masing-masing partai tersebut menyodorkan satu nama yang akan diusung sebagai calon wawali.
Demokrat mengusung Barkati (tokoh masyarakat Samarinda dan Aparatur Sipil Negara), PKS mengusung Sarwono (anggota DPRD Samarinda) dan NasDem mengusung Saefuddin Zuhri (anggota DPRD Kaltim).
Namun, dari tiga nama tersebut, hanya ada dua nama yang bisa diusulkan ke DPRD Samarinda, untuk selanjutnya dipilih sebagai wawali. 
Penulis: Rafan Dwinanto
Editor: Doan Pardede
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved