Banyak Warga Binaan di Lapas Belum Punya NIK, Ini Langkah KPU Kaltara

Saat ini, tercatat masih cukup banyak warga binaan yang ada di Kaltara yang belum memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Banyak Warga Binaan di Lapas Belum Punya NIK, Ini Langkah KPU Kaltara
TRIBUNKALTIM/ARFAN
Seorang pemilih perempuan menyalurkan hak pilihnya dalam rumah tahanan Polres Bulungan npada Pilkada Kaltara Tahun 2015 lalu. 

Banyak Warga Binaan di Lapas Belum Punya NIK, Ini Langkah KPU Kaltara

Laporan wartawan Tribunkaltim.co Muhammad Arfan

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Jumlah daftar pemilih tetap di Kalimantan Utara berdasarkan catatan terakhir Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Utara sebanyak 450.108 pemilih (Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan II/DPTHP-2).

Awalnya, KPU menetapkan DPT sebanyak 429.338 pemilih.

Sepanjang tidak ada arahan KPU RI untuk melakukan pencermatan kembali, maka jumlah pemilih DPTHP-2 kata Suryanata tidak akan berubah.

Adapun Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kalimantan Utara mencapai 2.183 tempat.

"Itu belum terkait dengan di Lapas (Lembaga Pemasyarakatan)," kata Suryanata, Senin (21/1/2019).

Plaza Balikpapan Kedatangan Barongsai, Catat Tanggalnya

Satpol PP PPU Tertibkan Sejumlah Baliho Caleg yang Dipasang Tak Sesuai Ketentuan

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) kemudian mengeluarkan edaran kepada Bupati/Walikota untuk melaksanakan gerakan nasional jemput bola ke Lapas dalam rangka memberikan Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk warga binaan untuk kemudian diterbitkan KTP Elektronik.

"Kebetulan kita di Kalimantan Utara, Lapas ada di Tarakan dan Nunukan. Kegiatan jemput bola serentak nasional itu dilakukan 17-19 Januari 2019," ujarnya.

Tercatat, jumlah pemilih Lapas di Tarakan sebanyak 1.108 (catatan 10 Desember), dan sebanyak 826 diantaranya adalah warga Tarakan.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Doan Pardede
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved