Indeks Kerawanan Pemilu Provinsi Kaltara Aman Terkendali di Level 49,24

Jangan sampai karena pemilu kita bertengkar. Pemilu adalah rangkaian demokrasi. Setelah pemilu, Indonesia tetap harus ada

Indeks Kerawanan Pemilu Provinsi Kaltara Aman Terkendali di Level 49,24
TRIBUN KALTIM/MUHAMMAD ARFAN
Kotak suara berisi berbagai macam logistik pemungutan suara pilkada serentak Desember 2015 diabadikan di gedung BPU Bulungan, Jalan Dipenegoro, Tanjung Selor, Bulungan, Kalimantan Utara. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Kalimantan Utara berdasarkan catatan Kepala Badan Intelejen Daerah (Kabinda) Kalimantan Utara Brigjen TNI Rudi Supriyanto berada di level 49,24.

Indeks tersebut kata Rudi Supriyanto masih berada pada level kerawanan sedang. Ia mengatakan, euforia politik di Kalimantan Utara menjelang Pileg dan Pilpres 17 April mendatang masih cukup aman dan terkendali.

"Intrik-intrik politiknya tidak terlalu kuat. Pengaruh euforia politik di pusat tidak cukup sampai di sini. Jadi kita lebih aman dan terkendali," kata Brigjen TNI Rudi Supriyanto dalam paparan Rapat Koordinasi Pengendalian Pembangunan Kalimantan Utara 2019 di gedung gabungan dinas Pemprov, Senin (21/1/2019).

Ia mengharapkan, masyarakat cerdas menangkal isu-isu yang sifatnya ingin memprovokasi yang pada gilirannya menimbulkan keinginan memecah belah persatuan di Kalimantan Utara.

"Jangan sampai karena pemilu 17 April kita bertengkar. Pemilu adalah rangkaian demokrasi. Setelah pemilu, Indonesia tetap harus ada. Jadi jangan sampai pemilu merusak persatuan dan kesatuan kita," ujarnya.

Kearifan lokal yang masih tinggi lanjutnya, menjadi pijakan utama Kalimantan Utara yang hingga saat ini masyarakatnya tetap bersatu padu. "Sosial budaya juga sangat baik sehingga Kalimantan Utara sampai saat ini relatif aman," ujarnya.

Ia optimistis, ancaman keamanan, netralitas, ujaran kebencian, SARA, dan politik uang dalam Pileg dan Pilpres dapat diatasi dan atau dicegah dengan kemampuan koordinasi yang ditunjukkan oleh segenap jajaran pemerintahan, aparat keamanan, dan penyelenggara pemilu di Kalimantan Utara.(*)

BINDA JUGA ANTISIPASI ANCAMAN LAIN
* Paham radikal
* Penculikan di perairan perbatasan
* Jalur masuk narkoba
* Kedaulatan rupiah
* Keberadaan patok perbatasan
* Penggunaan media sosial. (*)

Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved