Indrajit Yakin SPN Polda Kaltara Aktif Tahun Ini

Kita lihat saja peningkatannya, sebelum ada Polda hanya 40 orang saja kuotanya. Saat ada Polda Kaltara, menjadi 80 orang

Indrajit Yakin SPN Polda Kaltara Aktif Tahun Ini
TRIBUN KALTIM / JUNISAH
Kapolda Kaltara Brigjen Pol Indrajit 

TRIBUNKALTIM.CO, MALINAU - Optimistis dengan seluruh persiapan dan bantuan di tingkat Provinsi Kaltara, maupun di 5 kabupaten dan kota lainnya, Kapolda Kaltara, Brigjen Pol Indrajit yakin, Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Kaltara dapat aktif pada Agustus tahun ini. Ia juga mengharapkan, kuota anggota Polri untuk Kaltara dapat meningkat signifikan tahun ini.

Menurut Indrajit, Mabes Polri sudah setujui bahwa SPN berada di Kabupaten Malinau. Sehingga, Polda Kaltara mendorong seluruh pemberkasan terhadap asset bangunan yang sebelumnya merupakan bangunan SMA Kebangsaan segera beralih dari kepemilikan Pemkab Malinau kepada Polri.

"Saya menginginkan, aktifnya SPN Polda Kaltara ini pada Agustus ini. Bukan lagi aktif di tahun 2020 mendatang. Terlalu lama kalau tahun 2020. Dengan adanya SPN Polda Kaltara nantinya, maka kuota anggota Polri untuk Provinsi Kaltara akan bertambah. Tentu ini akan menjadi keuntungan bagi Provinsi Kaltara. Oleh karenanya, kita dorong agar SPN aktif tahun ini," ujarnya belum lama ini.

Kuota anggota Polri Provinsi Kaltara, sebut Indrajit, tahun 2017 sebelum adanya Polda Kaltara hanya sebanyak 40. Kemudian bertambah, dituturkan olehnya, ditahun 2018 saat Polda Kaltara diresmikan kuota anggota Polri untuk Provinsi Kaltara menjadi 80 orang. Ketika memiliki SPN sendiri, Indrajit menyatakan, kuota penerimaan anggota Polri untuk Provinsi Kaltara akan lebih banyak lagi.

"Kita lihat saja peningkatannya, sebelum ada Polda hanya 40 orang saja kuotanya. Saat ada Polda Kaltara, menjadi 80 orang atau naik dua kali lipat. Selanjutnya tahun 2019, saya mendengar bocoran bahwa kuota penerimaan anggota Polri untuk Provinsi Kaltara menjadi 120 orang. Artinya, putra-putri kita di Kaltara ini berkesempatan lebih besar untuk menjadi anggota Polri," bebernya.

Setelah memiliki SPN nanti, Indrajit menegaskan, tidak menutup kemungkinan kouta anggota Polri untuk Kaltara sebanyak 250 orang. Dan ia sangat optimistis dengan meningkatnya kuota tersebut.

"Bocorannya memang sebanyak 120 orang tahun ini. Tapi, kalau kita punya SPN sendiri maka kuotanya bisa ditambah menjadi 250 orang. Saat ini kan kita masih numpang SPN Polda Kaltim di Balikpapan. Semoga saja, SPN ini dapat segera aktif. Dan saya yakin itu. Toh, yang jadi Polisi nantinya kan putra/i Kaltara sendiri. Jadi dukungan harus besar," tandasnya.

Pemprov Kaltara, dituturkan Indrajit, telah menyampaikan dukungan penuh kepada Polda Kaltara untuk melaksanakan pembangunan dan renovasi bangunan yang telah disiapkan oleh Pemkab Malinau. Ia juga telah memerintahkan, kepada setiap Polres di Kaltara untuk mendekat kepada Bupati dan Walikota untuk meminta dukungan seperti yang diberikan Pemprov Kaltara.

Seperti diwartakan sebelumnya, Pemkab Malinau telah menyerahkan bangunan SMA Kebangsaan kepada Polda Kaltara pada Oktober 2018 lalu. Lokasi SPN berada di Desa Tanjung Lapang, Kecamatan Malinau Barat. Kondisi bangunan sendiri, sesuai pantauan Tribun sudah hampir rampung. Sebab, pembangunan sempat dihentikan karena adanya pengalihan kewenangan SMA kepada Provinsi. (*)

Penulis: Purnomo Susanto
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved