Gubernur Kaltara Ambil Alih Penyelesaian Batas KTT-Malinau, Target Februari Ini Ditetapkan Mendagri

"Targetnya di Desember kemarin sudah clear, tetapi molor dikit," kata Irianto Lambrie saat disua Tribunkaltim.co

Gubernur Kaltara Ambil Alih Penyelesaian Batas KTT-Malinau, Target Februari Ini Ditetapkan Mendagri
HUMAS PEMPROV KALTARA
Gubernur Kaltara, Dr H Irianto Lambrie (kanan) 

Gubernur Kaltara Ambil Alih Penyelesaian Batas KTT-Malinau, Target Februari Ini Ditetapkan Mendagri

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Penyelesaian sengketa batas wilayah administratif antara Kabupaten Tana Tidung dan Kabupaten Malinau kini diambil alih oleh Gubernur Kalimantan Utara, Irianto Lambrie

Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie mengaku telah berbicara dan mendengarkan duduk masalah batas dengan Tim Penataan Batas Wilayah dua kabupaten yang bersengketa.

Dari hasil pertemuan yang dilaksanakan di Kantor Gubernur, Senin (21/1/2019), kedua Tim Batas Wilayah sepakat atas hasil-hasil rapat yang dihasilkan sebelumnya.

"Kita di Pemprov juga ada Tim Penataan Batas yang diketuai Asisten I. Targetnya di Desember kemarin sudah clear, tetapi molor dikit," kata Irianto Lambrie saat disua Tribunkaltim.co di gubernuran, Selasa (22/1/2019).

Pedagang di Klandasan Sepi Pembeli Gegara Perwali Larangan Parkir, Walikota Balikpapan Bilang Begini

Tarif Bagasi Lion Air tak Gratis, Bandara Sepinggan Bakal Sediakan Tempat Penitipan Barang Sementara

Balikpapan Terindikasi Rawan Penyalahgunaan Kekuasaan di Pemilu, Begini Sikap Bawaslu Kota

Dua Tim Penataan Batas Wilayah yang bersengketa akhirnya mendukung langkah yang diambil Pemprov Kalimantan Utara.

Pemkab Tana Tidung dan Pemkab Malinau mendukung keputusan apapun yang diambil Gubernur.

"Jadi Gubernur itu mengambil keputusan atas hasil rapat kedua tim yang dikoordinasikam oleh Tim Provinsi," ujarnya.

"Jadi jalan tengahnya nanti dibagi dua, tetapi tidak persis. Sekarang yang bersengketa tinggal 6 kilometer lagi," ujarnya.

Irianto Lambrie menargetkan, Februari nanti sengketa batas dua kabupaten tersebut sudah bisa diselesaikan. Di bulan yang sama juga sekaligus akan dilaporkan ke pusat untuk ditetapkan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri.

"Semua pihak harus menaati apapun yang diputuskan itu," ujarnya.

Tarif Bagasi di Bandara SAMS Balikpapan, APT Pranoto Samarinda, dan Juwata Tarakan

Bagasi Berbayar Lion Air Group Sudah Berlaku, Cek Tarif Lengkapnya di SAMS Sepinggan Balikpapan

Untuk diketahui, dari beberapa kali pertemuan yang difasilitasi oleh Pemprov Kalimantan Utara tersisa 6 kilometer yang belum disepakati oleh kedua daerah.

Awalnya dua kabupaten tersebut sama-sama mengklaim wilayah batas sepanjang 48,40 kilometer. Lalu kemudian berhasil disepakati sehingga menjadi 42 kilometer. Dan terakhir sisa 6 kilometer. (*) 

Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Anjas Pratama
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved