Menunggu Akreditasi Banyak Mahasiswa Poltek Malinau Belum Wisuda

masih banyak juga kawan-kawan kami yang belum diwisuda karena status akreditasi kampus yang tidak jelas

Menunggu Akreditasi Banyak Mahasiswa Poltek Malinau Belum Wisuda
tribunkaltim
Ilustrasi: Politeknik Negeri Balikpapan menggelar wisuda ke-13 Program Diploma 3 di Hotel Novotel, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNKALTIM.CO, MALINAU - Belum terakreditasinya Poltek Malinau, Provinsi Kalimantan Utara berdampak pada banyaknya mahasiswa yang telah dinyatakan lulus namun belum diwisuda hingga saat ini. Demikian disampaikan Korlap Aksi, Iqbal. Dia mengungkapkan, sudah beberapa tahun ini Poltek Malinau tidak menggelar wisuda karena menunggu akreditasi Poltek Malinau yang hingga kini belum terealisasi.

"Mengapa kita permasalahkan semua ini. Sebab, masih banyak juga kawan-kawan kami yang belum diwisuda karena status akreditasi kampus yang tidak jelas. Kan kasihan kawan-kawan itu. Mereka sudah menempuh pendidikan yang cukup lama. Tapi, pada akhirnya digantung seperti ini. Padahal, tidak sedikit juga dari mereka yang ingin mencari kerja," tuturnya.

Aksi demonstrasi ini tegas Iqbal, akan dilaksanakan secara berkesinambungan sampai pihak Poltek Malinau dapat menjelaskan secara tuntas dan dapat mengupayakan Poltek Malinau dapat terakreditasi sesuai ketentuan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan PP RI Nomor 19 Tahun 2005 dan Permendiknas RI Nomor 28 Tahun 2005 tentang BAN PT.

"Kami menuntut agar pihak Poltek Malinau dapat lebih serius mengurus akreditasi ini hingga tuntas. Kami sudah memenuhi kewajiban kami sebagai mahasiswa, yakni dengan membayar berbagai hal yang diminta kampus. Dan biaya untuk kuliah di sini itu tinggi. Tapi, apa yang kami dapatkan sekarang. Hanya ketidakpastian," tandasnya.

"Belum lagi kalau kita berbicara soal fasilitas yang tidak sepatutnya kita terima sebagai mahasiswa sebuah perguruan tinggu. Mulai dari air conditioner (AC) yang dijanjikan kepada kami, dengan konsekwensi pembayaran semester kami yang cukup mahal, belum terealisasi sampai sekarang. Air bersih tidak ada, kampus reot bolong di sana sini, transparansi tidak ada di kampus ini, dan banyak lagi keluhan kami lainnya yang tidak direspon sama kampus," lanjutnya. (*)

Penulis: Purnomo Susanto
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved