Tuntut Akreditasi Mahasiswa Poltek Malinau Bakar Ban Dalam Kampus

Sebelum kami turun aksi kami sudah lama mengecek website BAN PT soal kampus-kampus mana saja yang terakreditasi

Tuntut Akreditasi Mahasiswa Poltek Malinau Bakar Ban Dalam Kampus
TRIBUN KALTIM / JUNISAH
Aksi unjuk rasa dan membakar ban 

TRIBUNKALTIM.CO, MALINAU - Kekecewaan begitu mendalam mahasiswa Politeknik (Poltek) Malinau Kalimantan Utara terhadap pihak akademik yang terpendam cukup lama akhirnya 'tumpah' keluar juga. Selama dua hari, Senin (21/1/2019) dan Selasa (22/1/2019), sore, puluhan mahasiswa dari berbagai jurusan menggelar demonstrasi dengan membakar ban di dalam kampus.

Kekecewaan tersebut bukan tanpa dasar. Terlihat dari spanduk yang dibawa, selama ini mahasiswa merasa dibodohi oleh pihak kampus soal status akreditasi Poltek Malinau. Sehingga, puluhan mahasiswa tersebut meminta bagian akademik menjelaskan status Poltek Malinau yang hingga kini belum terakreditasi pada Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT).

Semua orator secara bergantian menyampaikan pertanyaan kepada civitas akademika soal akreditas kampus kecintaan mereka tersebut. Pasalnya, mahasiswa merasa, tanpa akreditasi akan mempersulit mereka mencari kerja saat lulus nanti. Misalnya saja, saat mendaftar CPNS, salah satu syaratnya adalah pelamar berasal dari kampus yang telah terakreditasi.

"Sebelum kami turun aksi seperti ini, kami sudah lama mengecek website BAN PT soal kampus-kampus mana saja yang terakreditasi. Dan dalam web tersebut, kami tidak menemukan nama Poltek Malinau terakreditasi. Kemudian, kami juga meminta tanggapan pihak kampus. Tapi, belum ada jawaban konkrit. Kita disuruh tunggu dan menunggu saja," ujar Korlap Aksi, Iqbal.

"Untuk mendapatkan akreditasi Poltek Malinau, maka setiap jurusan di Poltek Malinau harus terlebih dahulu terakreditasi. Sedangkan, jurusan di sini saja belum terakreditasi. Jadi, bagaimana kampus mau terakreditasi. Sungguh miris, pedih dan sedih kami melihat hal ini. Melihat kondisi seperti ini, maka kami menggelar aksi demonstrasi," lanjutnya.

Jangankan jurusan terakreditasi, Iqbal mengungkapkan, ada dua jurusan pada Poltek Malinau yang tidak terdaftar pada website BAN PT. Ia tidak mengetahui, pertanda apa dengan tidak munculnya jurusan tersebut. Pertanyaan dalam benaknya, apakah jurusan itu diada-adakan saja oleh Poltek Malinau atau seperti apa. Hal itu pula yang menjadi pertanyaan mahasiswa dalam aksi kemarin.

"Tidak jarang juga perusahaan-perusahaan di Indonesia menginginkan calon karyawannya datang dari kampus yang terakeditasi. Semakin baik akreditasi kampus maka semakin terbuka lebar kesempatan untuk mendapat kerja. Begitu pula, kalau kita ingin mendaftar CPNS yang juga mensyaratkan pelamarnya berasal dari kampus terakeditasi," ujarnya.

Belum terakeditasinya Poltek Malinau, menurut Iqbal, memperlihatkan mutu pendidikan Poltek Malinau yang tidak baik. Sebab, baik atau tidaknya mutu pendidikan pada perguruan tinggi, dapat terlihat dari tingkatan akreditasi yang diberikan oleh BAN PT kepada perguruan tinggi.

"Mending kalau akreditasi Poltek Malinau ini C. Lah, sekarang ini Poltek Malinau tidak terakreditasi sama sekali. Artinya, kualitas atau mutu pendidikan Poltek Malinau dianggap tidak baik oleh BAN PT dan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek). Kalau begitu, bisa dibilang ijazah kita nanti tidak berguna," tegasnya. (*)

Penulis: Purnomo Susanto
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved