Berita Video

VIDEO - Perpustakaan Kota Samarinda Luncurkan Aplikasi iSamarinda demi Menarik Minat Baca

"Cukup prihatin kita, bagaiamana mau maju, kalau mengabaikan membaca buku. Inilah tantangan ke depan," ujar alumni universitas Brawijaya ini.

VIDEO - Perpustakaan Kota Samarinda Luncurkan Aplikasi iSamarinda demi Menarik Minat Baca
tribunkaltim.co/ nevrianto
Sejumlah pengunjung membaca buku di Perpustakaan Daerah Kota Samarinda, jalan Kusuma Bangsa Kota Samarinda, Rabu (23/1/2019. 

Perpustakaan Kota Samarinda Luncurkan Aplikasi iSamarinda demi Menarik Minat Baca

Laporan Wartawan Nalendro Priambodo dan Nevrianto Hardi Prasetyo

TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA - Peminjaman buku digital di Kota Samarinda bakal semakin mudah. Baru-baru ini, Dinas Perpustakaan Kota Samarinda meluncurkan aplikasi iSamarinda. Lewat aplikasi ini, setiap warga diberi kesempatan memiliki perpustakaan pribadi digitalnya. Tak hanya itu, warga yang memiliki akun dan bahan bacaan di aplikasi itu, bisa saling meminjam bahan bacaan laiknya di perpusatakaan. Dengan ini, membaca diharapkan lebih mudah, murah dan efisien.

Aplikasi ini, merupakan hibah dari sebuah perusahan bernama PT Woolu Aksara Maya, yang mencoba menghadirkan perpustakaan digital berbasis media sosial yang mencoba menghadirkan inovasi pendidikan digital yang menjadi cikal bakal pepperless class di sekolah-sekolah.

Saat ini, dijelaskan Kepala Dinas Perpustakaan Kota Samarinda, Ananta Faturozzi, aplikasi ini baru bisa digunakan gadget berflatform Android yang bisa di unduh di Play Store dengan ukuran 20 megabyte. Tiap-tiap peminjam buku, diberikan waktu 3 hari untuk membaca. Setelah lewat waktu, buku pinjaman akan dikembalikan otomatis, atau hilang dari daftar pinjaman.

Jadwal Perempat Final Piala Asia 2019 dan Ramalan Xavi Hernandez tentang Tim Juara

Warga yang ingin membuka koleksi perpustakaan digital nya sendiri di aplikasi iSamarinda, bisa mengunduh berbagai macam bahan bacaan, mulai dari cerpen, puisi, buku karangan pribadi dan karya lain dalam bentuk PDF atau format e-book lainnya. Sayangnya, tidak semua e-book dapat serta merta diunduh di aplikasi itu.

"Harus ada persetujuan dari penerbit," kata Ananta, Rabu (23/1/2019).

Sementara, salah satu pengelola, Dinas Perpustakaan Kota Samarinda, sedang menyiapkan 600 koleksi buku digital dari berbagai judul dan tema di aplikasi itu. Saat ini, perpusatakaan kota Samarinda memiliki 29 ribu koleksi buku fisik dengan 18 ribu judul buku. Rata-rata, tiap tahunnya, ada 2 ribuan buku baru, tergantung anggaran yang dikucurkan.

Pihaknya berharap, kehadiran sistem baru ini mampu meningkatkan tingkat literasi warga Kota Tepian. Sebab, selama ini, minat kunjungan warga membaca ke perpustakaan milik Pemkot itu, sangat kecil, hanya sekitar 23 ribu di tahun 2018 lalu. Rasionya, nampak jomplang dengan jumlah penduduk kota Samarinda yang hampir menyentuh angka 1 juta jiwa.

Bakal Kedatangan 2 Pemain Asing, Ini Bocoran dari Manajemen Persebaya Surabaya

"Cukup prihatin kita, bagaiamana mau maju, kalau mengabaikan membaca buku. Inilah tantangan ke depan," ujar alumni universitas Brawijaya ini.

Saat ini, yang mereka lakukan ada meningkatkan literasi mulai tingkat anak-anak. Dia meyakini, jika orangtua bisa menanamkan minat literasi sejak dini, budaya membaca akan mengakar.

Salah satu usulan dia, membuat pojok baca anak di posyandu di Kota Samarinda. Kegiatan ini bisa menggunakan mobil perpusatakaan keliling atau bekerjasama dengan pengurus PKK. Orangtua di ajak menjauhi gadget dan berinteraksi langsung dengan anaknya lewat membaca.

"Di Samarinda ada 600 posyandu. Kalau ada 10 anak saja di tiap posyandu yang mau minat membaca sejak dini, ada 6 ribuan anak yang bisa menularkan ini ke yang lain," tandasnya.
Warga Samarinda, mahasiswi Politeknik Negeri Samarinda, Iana, mengakui masih suka membaca buku, dan bisa belajar perpustakaan digital karena kegiatan membaca menambah referensi dan pengetahuan.

Simak Videonya :

(*)

Editor: Arif Fadilah
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved