Darurat Narkoba

Pria Pengangguran di Samarinda Terciduk Sedang Genggam Sabu

Pelaku peredaran narkotika kembali diamankan Satreskoba Polresta Samarinda.

Pria Pengangguran di Samarinda Terciduk Sedang Genggam Sabu
HO/Satreskoba Polresta Samarinda
Pelaku peredaran narkoba diamankan Satreskoba Polresta Samarinda di Jalan Brantas, Gang Alwi, Kamis (24/1/2019). 

Pria Pengangguran di Samarinda Terciduk Sedang Genggam Sabu

Laporan wartawan tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pelaku peredaran narkotika kembali diamankan Satreskoba Polresta Samarinda.

Kali ini pria pengangguran bernama Misran (27), warga jalan Imam Bonjol, Gang Gembira, RT 26 diamankan petugas pada Rabu (23/1/2019) kemarin sekitar pukul 17.00 Wita.

Pelaku sendiri diamankan di jalan Brantas, Gang Alwi.

Saat itu pelaku diamankan dengan barang bukti narkoba jenis sabu seberat 0,32 gram yang digenggamnya pada tangan kiri.

Kepolisian meyakini pelaku masih menyimpan sabu di rumahnya.

Namun, setelah dilakukan penggeledahan di rumahnya, Kepolisian hanya mendapatkan satu poket sabu seberat 0,36 gram yang ditemukan didalam lemari kamar.

Walaupun barang bukti narkoba yang didapatkan tidak banyak, namun Kepolisian tetap melakukan proses hukum terhadap pelaku.

VIDEO - Pegang Sabu, IRT di Samarinda Ditangkap di Kawasan Rawan Peredaran Narkoba

Driver Ojek Online Balikpapan yang Jadi Kurir Narkoba Mengaku Dapat Sabu dari BOS

Miris, Dua Pemuda Balikpapan Ini Terlibat Curanmor dan Narkoba

Tiga THL Positif Narkoba, Sekda PPU Tohar Kecewa dan Minta Tak Usah Diperpanjang Lagi

"Tetap kita proses, karena walaupun barang buktinya tidak banyak, namun dampak narkoba ini sangat merusak," ucap Kanit Sidik Satreskoba Polresta Samarinda, Iptu Teguh Wibowo, Kamis (24/1/2019).

Pihaknya berharap, warga juga harus turut serta dalam upaya pemberantasan narkoba di Samarinda, dengan tidak ikut mengedarkan, maupun menggunakan.

Selain itu, warga juga tidak boleh hanya diam ketika lingkungan tempat tinggalnya dijadikan sebagai tempat transaksi narkoba, Kepolisian meminta agar warga dapat melaporkan hal itu.

"Paling tidak laporkan ke kami jika mengetahui ada transaksi maupun pengguna narkoba, sedikit apa pun informasinya, akan ditindaklanjuti," ucapnya singkat. (*)

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved