Berita Video

VIDEO - Penanam Ganja di Balikpapan Belajar Tanam dari Youtube

"Dia sudah pernah panen, ganja tanamannya di rumah. Diduga sudah pernah diedarkan, tapi masih kami dalami," katanya.

VIDEO - Penanam Ganja di Balikpapan Belajar Tanam dari Youtube
Tribunkaltim.co/ Fachmi Rachman
JH, penanam ganja di Balikpapan saat digelar di Gedung Ditresnarkoba Polda Kaltim, Kamis (23/1/2019) bersama tanaman ganja hasil produksinya di rumah beserta peralatan lainnya. 

Laporan wartawan Tribunkaltim.co, M Fachri Ramadhani

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Diresnarkoba Polda Kaltim Kombes Pol Akhmad Shaury mengungkapkan, JH tersangka penanam ganja di Balikpapan saat ini telah ditangani pihaknya.

Rabu (23/1/2019) ia digelandang tim Subdit I Ditresnarkoba ke Mapolda Kaltim, usai petugas menggerebek rumah orang tuanya di kawasan Muara Rapak Balikpapan Utara.

"Dia sudah pernah panen, ganja tanamannya di rumah. Diduga sudah pernag diedarkan, tapi masih kami dalami," katanya.

Saat Berkumpul Bersama Keluarga, Sosok Wanita yang Duduk di Samping Ahok jadi Sorotan

VIDEO - Beredar Foto-foto Perlihatkan Ahok Duduk Berdampingan dengan Bripda Puput Nastiti

VIDEO - Polisi Sita Sabu 289,66 Gram dari Warga Sangatta Utara

Mirisnya, orang tua tersangka JH tak mengetahui bahwa tanaman yang ditanam anak ke empatnya tersebut adalah narkotika jenis tanaman.

Pasalnya, saat ditanya ibunya JH mengatakan ganja itu tanaman sejenis teh. Sehingga ibunya tak curiga sama sekali.

Sebanyak 15 batang tanaman ganja tumbuh subur di rumah JH. Mereka berkembang di dalam pot yang disimpan di dalan rumah irang tua JH. Kepada petugas ia mengaku, keahlian menanam ganja diperoleh dari youtube.

 Tanam Ganja di Rumah Orangtua, JH Mengaku ke Ibu Sebagai Daun Teh

"Dia belajar dari youtube," ucap Shaury.

Saat ditanya asal bibit tanaman ganja tersebut, Shaury menyebut, tersangka mendapatkannya dari seseorang yang berada di Samarinda.

"Asal muasal bibit dari Samarinda, ada dalam bentuk biji dan batangan," bebernya.

Atas perbuatannya tersangka dijerat pasal 111 (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman 6 sampai 20 tahun.

"Karena kasus ini baru di Balikpapan. Tak ada orang nanam begini. Biasanya yang kita tangkap yang sudah jadi," ungkapnya.

Simak Videonya :

(*)

Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Arif Fadilah
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved