Berita Video

VIDEO - Rasakan Mangrove Center Balikpapan Kala Rintik Hujan

Begitu datang, gapura Mangrove Center yang diwaranai hijau, orange, dan biru, menyambut para wisatawan yang hadir.

VIDEO - Rasakan Mangrove Center Balikpapan Kala Rintik Hujan
tribunkaltim.co/ budi susilo
Wisatawan memakai perahu motor banana baoat menjelajah alam Mangrove Center Graha Indah, Kecamatan Balikpapan Utara, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, Kamis (25/1/2019) sore saat hujan rintik. 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co Budi Susilo

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Daerah berjulukan kota minyak Balikpapan menyimpan tempat eksotisme alam liar yang memamerkan berpuluh juta tanaman mangrove dan satwa mamalia endemik khas pulau Kalimantan, monyet bule, atau yang sering disebut bekantan.   

Kala itu, awan mendung mulai memayungi kawasan wisata alam Mangrove Center Graha Indah, Kecamatan Balikpapan Utara, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, Kamis (25/1/2019) sore. Tribunkaltim.co menjelajahi tempat ini, banyak juga wisatawan yang hadir datang dari pulau jawa. 

Lokasi Mangrove Center Graha Indah tidak jauh dari pusat kota dan Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman. Melalui jalur darat, berkondisi infrastruktur yang cukup baik, hanya memakan waktu sekitar 30 menit dari bandara. 

Keberadaan Mangrove Center Graha Indah ini sudah terkenal ke berbagai penjuru, banyak wisatawan dari mancanegara dan domestik telah membelah hijaunya mangrove Graha Indah.    

Begitu datang, gapura Mangrove Center yang diwaranai hijau, orange, dan biru, menyambut para wisatawan yang hadir. Susuri jalan masuk, berlandaskan kayu ulin. Mata langsung disuguhkan keanggunan alam mangrove. 

Sensasi yang dirasakan oleh Tribunkaltim.co kala itu, mengunjungi tempat ini saat awan mendung disertai dengan guyuran rintik hujan yang halus. Suasana udara yang dingin, sedikit remang-remang karena rindangnya belantara pohon mangrove.

“Hujan rintik begini tidak apa-apa. Nanti pakai jaket pelampung. Silakan mau pilih ada perahu yang pakai atap bisa juga,” ungkap Agus Bei, inisator Mangrove Center Graha Indah Balikpapan saat mengimbau kepada Tribunkaltim.co, memberi tips perjalanan wisata mangrove di saat cuaca rintik hujan. 

Dia pun menerangkan, situasi sore yang mendung dan rintik hujan, jika beruntung bisa melihat satwa Bekantan bergelantungan di ranting-ranting pohon mangrove. Namun berdasarkan pengalamannya, Bekantan selalu bisa terlihat, yang penting waktu sudah sore hari sampai malam. 

Perjalanan dimulai, menggunakan perahu motor bergabung dengan wisatawan lainnya yang datang dari Kota Jakarta. Bising perahu motor berbunyi menandakan perjalanan dimulai. Perlahan namun pasti, perjalanan menembus mangrove ke arah pertengahan Mangrove Center

Halaman
12
Penulis: Budi Susilo
Editor: Arif Fadilah
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved