Kejari Malinau Harapkan Instansi Lain Ikuti Jejak DPU PR Perkim

Kita mengantisipasi, agar pejabat dan pelaksana kegiatan tidak terkena masalah hukum dikemudian hari

Kejari Malinau Harapkan Instansi Lain Ikuti Jejak DPU PR Perkim
TRIBUN KALTIM/MUHAMMAD ARFAN
Beginilah penampakan jalan nasional yang menghubungkan Bulungan dengan Tana Tidung, Malinau, hingga ke Nunukan. Dinas PU Kaltara tengah menggarap pembangunan koridor dari lokasi jembatan bulan di Kecamatan Tanjung Palas Utara menuju jalan nasional. 

TRIBUNKALTIM.CO, MALINAU - Dari puluhan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Malinau, baru DPU PR-Perkim yang meminta pengawalan kagiatan fisik dari Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejari Malinau.

Kajari Rio Rizal melalui Kasi Pidsus Romza Septiawan mengharapkan, seluruh instansi terkait juga memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pengawalan dari TP4D.

"Memang, kebanyakan pembangunan fisik ada pada DPU PR-Perkim. Tapi, tidak menutup kemungkinan instansi lain juga memiliki kegiatan yang sama. Oleh karenanya, kami membuka kesempatan seluas-luasnya kepada OPD lainnya untuk mendapatkan pengawalan dari kami. Sebab, sejauh ini baru DPU PR-Perkim yang mengambil kesempatan ini. Instansi lainnya belum," tandasnya.

Keutamaan pengawalan TP4D Kejari Malinau, tegas Romza, lebih kepada pengawalan dalam segi aturan dan mekanisme pelaksanaan kegiatan sejak awal hingga akhir. Sebab banyak kegiatan fisik di daerah bermasalah pada persoalan tersebut. Sehingga, tidak jarang, pejabat dan kontraktor tersandung persoalan hukum.

"Kita mengantisipasi, agar pejabat dan pelaksana kegiatan tidak terkena masalah hukum dikemudian hari. Itulah fungsi utama kami. Tapi, TP4D bukanlah sebagai bemper saat terjadi masalah hukum. Sebab, bisa saja pihak yang didampingi tidak terbuka sepenuhnya dengan TP4D. Setelah ditelusuri, ada kesalahan pelaksanaan kegiatan didalamnya. Kalau seperti itu, ya tetap kita proses hukum," tegasnya. (*)

Penulis: Purnomo Susanto
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved