Berita Video

VIDEO TEASER - Disbun Kaltim Segera Evalusi Pemegang IUP Kelapa Sawit

Dari jumlah tersebut, realisasi tanam baru 1,2 juta hektare. Artinya, masih ada lebih dari separuh izin yang belum merealisasikan penanaman.

VIDEO TEASER - Disbun Kaltim Segera Evalusi Pemegang IUP Kelapa Sawit
tribunkaltim.co/ Nevrianto
Sejumlah pekerja memindahkan kelapa sawit ke bak mobil saat panen di perkebunan kawasan Batu Batu, Kecamatan Muara Badak Kabupaten Kutai Kartanegara Senin(28/1/2019).Dalam sehari panen sawit mampu mencapai 3 ton. 

Laporan wartawan Tribun Kaltim, Rafan Dwinanto dan Nevrianto

TRIBUNKALTIM.CO - Dinas Perkebunan (Disbun) Kalimantan Timur akan mengevaluasi pemegang Izin Usaha Perkebunan (IUP) kelapa sawit, yang tak kunjung merealisasikan penanaman.

Berdasarkan data Disbun Kaltim, total luas IUP kelapa sawit yang sudah diterbitkan mencapai 2,8 juta hektare. Dari jumlah tersebut, realisasi tanam baru 1,2 juta hektare. Artinya, masih ada lebih dari separuh izin yang belum merealisasikan penanaman.

Soal Laporan Penebangan Mangrove di Bontang Lestari, Ini Jawaban Kadis Perizinan Kota Taman

Sambut Perayaan Imlek, Menginap di Hotel Amaris Samarinda Lebih Hemat

Ahmad Dhani Divonis 1,5 Tahun Penjara, Fahri Hamzah Komentar Singgung Petahana

2 Jam Tak Padam, Sumber Api Ditimbun Pakai Pasir; Water Cannon Polisi Disiagakan di Lokasi

Kepala Disbun Kaltim, Ujang Rachmad mengatakan, ada beberapa faktor yang membuat pengusaha tak bisa merealisasikan penanaman. Contohnya ada permasalahan pada izin, berupa lahan yang diberikan ternyata tak bisa ditanami. Faktor lain yang berpotensi jadi penyebab adalah ketidakmpuan pengusaha untuk membebaskan lahan masyarakat.

"Jadi banyak faktornya. Areanya tak bisa ditanami. Kemudian pembebasan lahan. Kan lahan masyarakat yang mau ditanam harus diganti rugi. Faktor lainnya, ada juga yang modalnya tak kuat," kata Ujang.

Apakah ada deadline bagi pengusaha yang tak kunjung merealisasikan penanaman, menurut Ujang, ada. Deadline tersebut diatur dalam Hak Guna Usaha (HGU). Sekadar informasi HGU merupakan hak khusus untuk mengusahakan tanah yang bukan miliknya sendiri, atas tanah yang dikuasai langsung oleh negara untuk perusahaan pertanian, perikanan atau peternakan. Baca Berita Selengkapnya di Harian Tribun Kaltim, edisi Rabu (30/1/2019)

Simak Videonya :

(*)

Editor: Arif Fadilah
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved