Berita Kubar

Kabakaran di Kampung Laong Hanguskan 9 Rumah, Pemkab Kubar Rencanakan Pemadam Portable

Bupati Kutai Barat FX Yapan SH meninjau dan memberikan bantuan secara pribadi kepada warga korban kebakaran di RT 03 Kampung Tanjung Laong

Kabakaran di Kampung Laong Hanguskan 9 Rumah,  Pemkab Kubar Rencanakan Pemadam Portable
IST/HUMAS
BANTU KORBAN - Bupati FX Yapan meninjau dan memberikan bantuan kepada warga Kampung Tanjung Laong, Kecamatan Muara Pahu yang terkena musibah kebakaran. 

TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR - Bupati Kutai Barat FX Yapan SH meninjau dan memberikan bantuan secara pribadi kepada warga korban kebakaran di RT 03 Kampung Tanjung Laong, Kecamatan Muara Pahu. Musibah kebakaran selain menghanguskan 9 unit rumah warga juga melalap sebagian jembatan umum yang merupakan jalan utama terbuat dari kayu ulin sepanjang 32x4 meter, Selasa (29/1).

Dalam dialog dengan warga, Bupati menyampaikan rasa belasungkawa dan prihatin yang sedalam-dalamnya kepada warga yang tertimpa musibah. "Semoga warga yang tertimpa musibah bisa lebih tabah dan tahu akal. Kita tahu semuanya rencana Tuhan, dan kita yakin Dia tak akan memberikan pencobaan melebihi batas kemampuan kita," kata Bupati.

Bupati FX Yapan juga berpesan kepada Kepala Kampung dan Camat untuk membantu warga agar bisa membangun kembali rumahnya. Petinggi bisa membuatkan surat keterangan kebutuhan kayu sebagai dokumen untuk membangun rumah warga. Dokumen tersebut harus lengkap, mulai gambar rumah, berapa kebutuhan kayu harus diterangkan dalam surat tersebut.

Baca: Kunjungi Ahmad Dhani di Penjara, Fahri Hamzah: Yang Menarik Para Tahanan Acungkan Dua Jari

"Begitu pula asal usul kayu yang diambil juga dibuatkan dokumen misalnya dari limbah perkebunan sawit. Itu semua penting karena bertujuan sebagai dokumen asal usul kayu sehingga tidak dianggap illegal loging," terang Bupati.

Ke depan Pemkab Kubar juga akan memikirkan pemadam kebakaran portable yang bisa dibawa atau ditarik misalnya di atas ponton khusus untuk kecamatan dan kampung-kampung di pesisir Sungai Mahakam.

Begitu juga untuk membangun jembatan kampung tersebut Petinggi bisa menggunakan Dana Desa (DD), dimana pembangunan jembatan tersebut bersifat urgen akibat bencana tentu bisa menggunakan DD. Dan harus diingat dalam pengunaan DD harus sesuai aturan yang berlaku.

Dalam kesempatan tersebut Camat Muara Pahu Suhamdi melaporkan akibat kebakaran itu terdapat 12 Kepala keluarga (KK) atau 49 jiwa kehilangan tempat tinggal. Melalui komunikasi yang dilakukan bersama sejumlah pihak, bantuan sudah mulai mengalir bagi para korban kebakaran, baik dari pemerintah kecamatan, Pemkab Kubar, masyarakat sekitar termasuk beberapa perusahaan yang beroperasi di wilayah Kecamatan Muara Pahu.

Baca: Aaliyah Massaid dan Dul Jaelani Digosipkan Punya Hubungan Dekat, Ini Komentar Reza Artamevia

Meskipun tidak ada korban jiwa, namun lanjut Suhamdi, kerugian materil ditaksir mencapai miliaran rupiah. Untuk diketahui, akses darat dari Kota Sendawar ke Kecamatan Muara Pahu mencapai empat jam melintas Trans Kaltim. Kendaraan mobil pemadam kebakaran dari ibukota kabupaten Sendawar tidak memungkinkan mencapai lokasi kejadian. Wacana ada pemadam kebakaran portable disambut baik warga Kecamatan Muara Pahu. (*)

Penulis: Febriawan
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved