Sebagai Bentuk Pengawasan Bupati Malinau Minta Semua Pejabat Buat Laporan Kerja

Saya minta, kepada seluruh pejabat untuk membuat laporan kerja. Nanti laporan kerja ini dibuat secara berjenjang

Sebagai Bentuk Pengawasan Bupati Malinau Minta Semua Pejabat Buat Laporan Kerja
Tribun Kaltim/M Arfan
Yansen TP, Bupati Malinau. 

TRIBUNKALTIM.CO, MALINAU - Memastikan seluruh program pembangunan di Malinau dilaksanakan sesuai jadwal dan selesai sesuai target, Bupati Yansen TP memerintahkan seluruh pejabat di lingkungan Pemkab Malinau membuat laporan kerja secara berjenjang, dan berkesinambungan agar segala sesuatunya di lapangan dapat segera diketahui.

Permintaan laporan kerja ini, menyusul telah diserahkannya Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tahun 2019 beberapa waktu lalu. Ada 1.090 kegiatan telah tercatat pada DPA. Semua kegiatan tersebut, diharapkan dapat diselesaikan secara baik dan sesuai jadwal.

"Saya minta, kepada seluruh pejabat untuk membuat laporan kerja. Nanti laporan kerja ini dibuat secara berjenjang sampai kepada saya. Sebenarnya, hal ini memang sudah seharusnya dilakukan oleh pelaksana kegiatan. Apakah itu dari golongan Aparatur Sipil Negara (ASN), maupun dari kontraktor pelaksana kegiatan wajib membuat laporan tersebut," tandasnya.

Tidak ingin setiap tiga bulan sekali, Bupati Yansen bahkan meminta, seluruh pihak membuat laporan kerja satu bulan sekali. Sehingga, seluruh pekerjaan dapat termonitor dengan baik oleh seluruh pejabat yang berwenang mendapatkan laporan.

"Kalau perlu, setiap bulan laporan kerja itu dibuat. Misalnya saja, dari kontraktor membuat laporan kerja disampaikan kepada Pejabat Pelaksanana Teknis Kegiatan (PPTK). Kemudian, laporan tersebut disampaikan kepada Kepala OPD. Selanjutnya, disampaikan kepada saya," tuturnya.

Dengan pola seperti ini, tidak akan ada kegiatan yang terhambat atau baru diketahui dikemudian hari. Solusi akan selalu ada ketika laporan tersebut disampaikan secara berjenjang kepada pejabat.

"Jangan, setelah di pengujung tahun, baru pejabat terkait mengetahui bahwa kegiatan yang dilaksanakan itu tidak dapat diselesaikan tepat waktu karena persoalan medan berat, sulitnya mengangkut material atau permasalahan cuaca dan lain sebagainya. Selain itu, kalau ada laporan kerja itu akan menjadikan kita bersama memikirkan solusi agar kegiatan dapat berjalan lancar," jelasnya.

Fungsi pemantauan, pengendalian dan pengawasan oleh pejabat terkait pun, kata Bupati Yansen, akan berjalan baik ketika laporan kerja ini diberikan secara rutin. Bukan hanya akan mengetahui persoalan-persoalan yang terjadi di lapangan, Bupati Yansen menegaskan, laporan kerja ini juga sebagai bahan evaluasi kinerja dari pelaksana kegiatan.

"Paling penting itu adalah fungsi pemantauan, pengendalian dan pengawasan itu berjalan dengan baik. Dengan demikian maka seluruh kegiatan pun terlaksana dengan baik. Kalau fungsi itu tidak berjalan baik, maka kita tidak dapat mencapai kinerja maksimal. Kita tentu tidak menginginkan adanya kesalahan dan kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan," tegasnya. (*)

Penulis: Purnomo Susanto
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved