Januari 2019, Inflasi Kaltim 0,56 Persen, Bahan Makanan Penyumbang Tertinggi

Semakin rendah inflasi, semakin bagus untuk masyarakat. Pemerintah daerah melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) terus menjaga kestabilan.

Januari 2019, Inflasi Kaltim 0,56 Persen, Bahan Makanan Penyumbang Tertinggi
TRIBUN KALTIM / RAFAN DWINANTO
Kepala BPS Kaltim, Atqo Mardiyanto 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Pada awal 2019 ini Kaltim kembali mengalami inflasi. Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim mencatat, pada Januari lalu Bumi Etam (sebutan Kaltim) mengalami inflasi sebesar 0,56 persen. Dengan tingkat inflasi tahun kalender sebesar 0,56 persen, dan tingkat inflasi dari tahun ke tahun sebesar 3,48 persen.

Berdasarkan kota pembentuknya, Balikpapan tercatat mengalami inflasi sebesar 0,50 persen. Sedangkan Samarinda mengalami inflasi lebih tinggi yakni 0,60 persen. Kepala BPS Kaltim Atqo Mardiyanto menuturkan, peningkatan indeks harga pada kelompok bahan makanan menjadi penyumbang inflasi tertinggi, pada Januari lalu.

"Kelompok bahan makanan sebesar 2,87 persen. Diikuti kelompok sandang sebesar 0,82 persen. Kemudian ada kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,22 persen," kata Atqo, Jumat (1/2/2019).

Begitu pula dengan kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga yang juga mengalami inflasi. Yakni sebesar 0,18 persen. Komponen pembentuk inflasi lainnya juga datang dari makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesae 0,13 persen. Hal yang sama juga berlaku pada kelompok pengeluaran kesehatan yang turut andil inflasi sebesar 0,6 persen. "Hanya kelompok transportasi dan komunikasi yang mengalami deflasi pada Januari lalu, yakni sebesar -79 persen," ungkap Atqo.

Sekadar informasi, sepanjang 2018 Kaltim mengalami inflasi sebesar 3,2 persen. Inflasi ini lebih rendah dibanding proyeksi 2018, sekitar 3,5 persen plus minus 1 persen. Semakin rendah inflasi, semakin bagus untuk masyarakat. Pemerintah daerah melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) terus berupaya menjaga kestabilan harga.

Singkawang menjadi kota di Kalimantan yang mengalami inflasi tertinggi pada Januari ini. Yakni sebesar 1,19 persen. Disusul Tarakan sebesar 0,96 persen, dan Banjarmasin sebesar 0,82 persen. Kota Tanjung juga mengalami inflasi sebesar 0,75 persen, disusul Pontianak sebesar 0,55 persen. Dua kota di Kalteng yakni Palangkaraya dan Sampit masing-masing mengalami inflasi sebesar 0,56 persen dan 0,34 persen.(*)

Penulis: Rafan Dwinanto
Editor: Fransina Luhukay
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved