Jumat Berbagi

Polsekta Kawasan Pelabuhan Samarinda Bantu Nenek Sanati Korban Gempa Tsunami Sulteng

Selama di Samarinda, Sanati tinggal di rumah berkonstruksi kayu yang tergolong sangat sederhana di jalan Lumba-lumba.

Polsekta Kawasan Pelabuhan Samarinda Bantu Nenek Sanati Korban Gempa Tsunami Sulteng
FOTO: TRIBUN KALTIM / CHRISTOPER D
Tangis haru Sanati (80) saat menerima kunjungan dari tim Polsekta Kawasan Pelabuhan (KP) Samarinda, Jumat (1/2). Dalam kunjungan ini, Kapolsekta AKP Aldi Alfa Faroqi dan anggotanya memberikan sejumlah bantuan kepada Sanati, salah seorang korban selamat musibah gempa dan tsunami, Sulawesi Tengah. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Sanati (80) tidak dapat menahan tangisnya, ketika sejumlah anggota kepolisian mendatangi rumahnya, Jumat (1/2/2019). Sanati merupakan salah seorang korban gempa dan tsunami Sulawesi Tengah yang selamat dari musibah tersebut.

Sanati pun memilih Samarinda sebagai tempat tinggalnya, karena rumahnya di Kelurahan Talise, Palu, hancur diterjang tsunami. Selama di Samarinda, Sanati tinggal di rumah berkonstruksi kayu yang tergolong sangat sederhana di jalan Lumba-lumba, Gang 13, RT 8, Selili.

Kedatangan anggota kepolisian ke kediaman Sanati sebagai bentuk perhatian, serta untuk meringankan beban hidup Sanati. Untuk sampai ke kediaman Sanati, anggota kepolisian dari Polsekta Kawasan Pelabuhan (KP) Samarinda harus melewati perbukitan dan gang sempit.

"Ibu ini korban gempa dan tsunami Palu, saat gelombang pengungsi datang ke Samarinda, ibu ini ikut dan memilih menetap di Samarinda," tutur Kapolsekta KP Samarinda, AKP Aldi Alfa Faroqi.

Pada kegiatan Jumat Berbagi itu, kepolisian memberikan sejumlah bantuan ke Sanati, berupa sembako dan kebutuhan pokok lainnya. "Ini memang rutin kami kita lakukan setiap Jumat, dengan mendatangi warga yang kurang mampu, kaum dhuafa. Walaupun tidak banyak, tapi bisa meringankan beban mereka," tambahnya.

Tidak hanya datang memberikan bantuan. Pada setiap kunjungan ke rumah warga, kepolisian selalu menyelipkan pesan Kamtibmas, agar masyarakat juga turut serta menjaga keamanan, menjauhi narkotika dan perbuatan melanggar hukum lainnya. "Di setiap kunjungan ke rumah warga, kami juga selalu sampaikan pesan agar turut menjaga keamanan, dan ketertiban di lingkungan tempat tinggal masing-masing. Dengan kegiatan Jumat Berbagi ini, selain dapat sedikit meringankan beban masyarakat, juga salah satu bentuk untuk terus dapat mendekatkan diri dengan masyarakat," tambahnya.(*)

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Fransina Luhukay
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved