Jumlah Penumpang Lion Air Turun, Benarkah Karena Penerapan Bagasi Berbayar?

Managing Director Lion Air Group Daniel Putut Kuncoro mengakui ada penurunan jumlah penumpang yang menggunakan jasa perusahaannya akhir-akhir ini.

Jumlah Penumpang Lion Air Turun, Benarkah Karena Penerapan Bagasi Berbayar?
KOMPAS.com/ANDRI DONNAL PUTERA
Pesawat Lion Air parkir di airside Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis (12/5/2016). 

Jumlah Penumpang Lion Air Turun, Benarkah Karena Penerapan Bagasi Berbayar?

TRIBUNKALTIM.CO - Managing Director Lion Air Group Daniel Putut Kuncoro mengakui ada penurunan jumlah penumpang yang menggunakan jasa perusahaannya akhir-akhir ini.

Namun, dia membantah penurunan jumlah penumpang itu disebabkan penerapan kebijakan bagasi berbayar.

"Sekarang lagi low season sih, memang pasti semua maskapai juga mengalami hal ini (penurunan jumlah penumpang). Kan ini momen di low season, tapi (tingkat keterisian) kami masih di atas 70 persen sih," ujar Daniel di Gedung DPR RI, Selasa (29/1/2019) malam.

Daniel menambahkan, perusahaannya sebenarnya menargetkan pertumbuhan pendapatan sebesar 10 persen dengan menerapkan bagasi berbayar ini.

Baca: Diminta Tunda Kebijakan Bagasi Berbayar, Begini Reaksi Lion Air

Kolase - Daftar Harga Bagasi Lion Air dan Wings Air dari Bandara Balikpapan, Rp 85 Ribu hingga Rp 960 Ribu
Kolase - Daftar Harga Bagasi Lion Air dan Wings Air dari Bandara Balikpapan, Rp 85 Ribu hingga Rp 960 Ribu (Tribunkaltim.co/Fachmi Rachman)

Namun, jika kebijakan ini resmi ditunda, dia mengaku belum mengetahui seberapa besar dampaknya bagi keuangan perusahaan.

"Kita agak lebih fleksibel sabagai pengusaha. Kalau itu (penundaan bagasi berbayar) menjadi fix, itu yang akan menjadi benar-benar buat strategi baru lagi untuk bisnis proses supaya dapat sustainable lagi," kata Daniel.

Lion dan Wings Air telah menghapus layanan bagasi gratis bagi para penumpang rute domestiknya mulai 22 Januari 2019 lalu.

Namun, kebijakan itu ditentang DPR RI.

Halaman
1234
Editor: Ayuk Fitri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved