Berita Video

Video - Gakin di Kutai Lama, Hidup dengan jadi Pemulung di Pinggir Sungai Mahakam, Ini Faktanya

Pasangan suami istri, Burhanuddin (43) dan Erna (35) serta ketiga anaknya jadi viral. Keluarga miskin ini memilih tinggal di pinggir sungai Mahakam.

Video - Gakin di Kutai Lama, Hidup dengan jadi Pemulung di Pinggir Sungai Mahakam, Ini Faktanya
Tribunkaltim.co / RAHMAT TAUFIQ
Keluarga Burhanuddin yang tinggal di Desa Kutai Lama, Kecamatan Anggana, Kukar, didatangi pihak kecamatan Anggana untuk dilakukan kroscek. Dari KTP yang dimilikinya, Burhan tercatat sebagai warga Samarinda hanya mencari nafkah di Anggana 

Video - Gakin di Kutai Lama, Hidup dengan jadi Pemulung di Pinggir Sungai Mahakam, Ini Faktanya

TRIBUNKALTIM.CO, ANGGANA - Kisah kehidupan pasangan suami istri, Burhanuddin (43) dan Erna (35) serta ketiga anaknya menjadi viral. Keluarga miskin (gakin) ini memilih tinggal di sebuah rumah kayu di pinggiran sungai Mahakam.

Tempat keluarga ini tinggal berada di Desa Kutai Lama, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Burhanuddin hidup pas-pasan dengan mengandalkan pekerjaan sebagai pemulung dengan memunguti sampai di sekitar sungai Mahakam.

"Saya tinggal di Anggana karena untuk cari kerja dengan mengumpulkan barang-barang bekas, hasilnya dijual ke Samarinda," ujar Burhanuddin.

Disnaker Balikpapan Kesulitas Cari Peserta Pelatihan Kerja untuk Gakin

Seragam harus Beli di Sekolah, Dijual Lewat Koperasi, Disdik Minta Siswa Gakin Dibantu

Dinas Pendidikan: Tak Ada Alasan Pelajar Gakin Berhenti Sekolah Gara-gara Masalah Seragam

Ia memulung di sekitar sungai dan kolong rumah tempatnya tinggal mulai pagi hingga sore hari.

"Kadang-kadang, saya dapat Rp 200 ribu dalam 2 hari dari memulung. Tapi kadang-kadang sehari juga sepi," tuturnya.

Di tempat yang jauh dari permukiman penduduk itu, Burhanuddin tinggal di dekat rumah ibunya. Ibunya itu tinggal bersama saudara laki-laki Burhanuddin.

"Tiap Sabtu-Minggu, ibu saya pulang ke Samarinda. Karena ibu masih punya rumah di Samarinda. Ibu baru balik ke sini (Anggana) pada Senin. Ibu menemani saudara saya yang kerja sambil memasakkan makanan buatnya," tutur Burhan.

Kisah kehidupan Burhanuddin lantas menjadi perbintangan publik setelah kisanya muncul di salah satu media online.  

Halaman
12
Penulis: Rahmad Taufik
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved